• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Timah (TINS) Siapkan Capex Rp 450 Miliar, Fokus Menaikkan Kapasitas Produksi Smelter

    Timah (TINS) Siapkan Capex Rp 450 Miliar, Fokus Menaikkan Kapasitas Produksi Smelter

    Kenaikan Harga Batubara Tekan Industri Semen, Ongkos Produksi Naik hingga 17%

    Kenaikan Harga Batubara Tekan Industri Semen, Ongkos Produksi Naik hingga 17%

    Rupiah Melemah, Bangun Kosambi (CBDK) Klaim Tak Terdampak Signifikan

    Rupiah Melemah, Bangun Kosambi (CBDK) Klaim Tak Terdampak Signifikan

    BI Rate Naik, Metropolitan Land (MTLA) Berharap Suku Bunga KPR Masih di Bawah 10%

    BI Rate Naik, Metropolitan Land (MTLA) Berharap Suku Bunga KPR Masih di Bawah 10%

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Timah (TINS) Siapkan Capex Rp 450 Miliar, Fokus Menaikkan Kapasitas Produksi Smelter

    Timah (TINS) Siapkan Capex Rp 450 Miliar, Fokus Menaikkan Kapasitas Produksi Smelter

    Kenaikan Harga Batubara Tekan Industri Semen, Ongkos Produksi Naik hingga 17%

    Kenaikan Harga Batubara Tekan Industri Semen, Ongkos Produksi Naik hingga 17%

    Rupiah Melemah, Bangun Kosambi (CBDK) Klaim Tak Terdampak Signifikan

    Rupiah Melemah, Bangun Kosambi (CBDK) Klaim Tak Terdampak Signifikan

    BI Rate Naik, Metropolitan Land (MTLA) Berharap Suku Bunga KPR Masih di Bawah 10%

    BI Rate Naik, Metropolitan Land (MTLA) Berharap Suku Bunga KPR Masih di Bawah 10%

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Masih Diselimuti Beragam Katalis, Cermati Rekomendasi Emiten Otomotif Berikut

Masih Diselimuti Beragam Katalis, Cermati Rekomendasi Emiten Otomotif Berikut

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-17
0

Masih Diselimuti Beragam Katalis, Cermati Rekomendasi Emiten Otomotif Berikut

wmhg.org – JAKARTA. Kinerja emiten otomotif di tahun 2025 akan dipengaruhi oleh berbagai sentimen, baik positif maupun negatif, yang berpotensi membentuk arah prospek emiten ke depannya.

Dari sisi negatif, penerapan opsen pajak atau pungutan tambahan daerah untuk kendaraan bermotor menjadi tantangan baru bagi pelaku usaha. Kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran akan penurunan minat masyarakat terhadap pembelian kendaraan baru. Selain itu, daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih juga menjadi hambatan yang perlu diantisipasi.

Namun, di balik tantangan tersebut, terdapat sejumlah sentimen positif yang bisa menjadi angin segar bagi industri otomotif. 

Pemerintah melanjutkan dukungannya melalui berbagai insentif fiskal, seperti pemberian PPnBM DTP sebesar 3% untuk kendaraan hybrid. 

Selain kebijakan fiskal, penurunan suku bunga oleh Bank Indonesia juga memberikan harapan bagi peningkatan daya beli masyarakat, yang berpotensi mendorong penjualan kendaraan.

Dengan kombinasi sentimen-sentimen ini, emiten otomotif memiliki peluang untuk mempertahankan pertumbuhan, meski tetap harus waspada terhadap tantangan yang ada.

Prospek Saham Otomotif di 2025

Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori, Ekky Topan menilai industri otomotif pada 2025 akan menghadapi tantangan signifikan. 

Penerapan opsen pajak kendaraan bermotor menjadi salah satu faktor yang dapat menekan minat masyarakat untuk membeli kendaraan baru, terutama di segmen low-end. Selain itu, pelemahan daya beli masyarakat turut memengaruhi penurunan angka penjualan kendaraan.

Ekky juga melihat pemberian insentif dari pemerintah seperti PPnBM DTP untuk kendaraan listrik dan hybrid, dampaknya masih terbatas. Minat terhadap mobil listrik di Indonesia relatif rendah, terutama karena harga yang masih tinggi dan belum terjangkau oleh segmen kelas menengah.

Menurut saya, emiten otomotif perlu melakukan diversifikasi bisnis untuk mengurangi risiko, kata Ekky kepada Kontan, Kamis (16/1). 

Baca Juga: Pilih-Pilih Saham Otomotif di Tahun 2025, Mana yang Layak Dikoleksi?

Salah satu langkah strategis yang dapat dilakukan ialah mengembangkan produk mobil listrik dengan harga lebih terjangkau, guna menarik perhatian pasar yang lebih luas, khususnya kelas menengah yang menjadi target potensial.

Bagi investor yang memiliki saham di sektor otomotif, Ekky menyarankan untuk memanfaatkan momen rebound sebagai peluang mengurangi bobot emiten otomotif dalam portofolio.

Tren sektor otomotif saat ini masih cenderung melemah, sehingga lebih baik mempertahankan alokasi dana di sektor yang lebih stabil atau potensial, ucap Ekky.

Di sisi lain, Ekky menyampaikan penurunan suku bunga jelas memberikan katalis positif bagi emiten otomotif.  Dengan suku bunga lebih rendah biaya pembiayaan kendaraan bermotor berpotensi akan menjadi lebih terjangkau dan akan mendorong minat masyarakat membeli kendaraan dengan kredit, mengingat mayoritas pembelian mobil di Indonesia dilakukan dengan kredit. 

Tapi katalis ini tetap harus diiringi peningkatan daya beli. Sebab, kalau daya beli masih lemah, kemungkinan dampaknya tidak terasa.

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Miftahul Khaer, memperkirakan bahwa kebijakan opsen pajak kendaraan bermotor pada 2025 akan memberikan tekanan signifikan terhadap kinerja emiten otomotif seperti ASII, IMAS, ASSA, dan ASLC. 

Sebab, peningkatan harga kendaraan akibat opsen pajak kemungkinan besar memicu penyesuaian harga jual, yang berpotensi menurunkan daya beli masyarakat.

Emiten dapat mengatasi tekanan ini dengan diversifikasi produk, efisiensi operasional, dan promosi untuk meningkatkan penjualan, papar Miftahul kepada Kontan, Kamis (16/1).

Miftahul juga menyoroti pentingnya memantau kinerja kuartalan emiten, terutama bagi perusahaan dengan portofolio bisnis yang terdiversifikasi, seperti ASII.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menambahkan kebijakan pemangkasan suku bunga Bank Indonesia dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan permintaan kredit, termasuk untuk pembelian kendaraan bermotor. 

Baca Juga: Pasar Otomotif Lesu, Diler Mobil Terancam Sepi

Sebagian besar pembelian kendaraan bermotor dilakukan melalui kredit. Dengan suku bunga yang semakin rendah, permintaan kredit diperkirakan meningkat, ungkap Nafan kepada Kontan, Kamis (16/1).

Menurut Nafan, kondisi ini menguntungkan emiten seperti ASII, dan wajar saja jika harga sahamnya mengalami rebound.

Meski menghadapi tantangan berupa kenaikan PPN hingga 12%, Nafan tetap optimistis bahwa kinerja penjualan otomotif akan relatif stabil. Pasalnya, kenaikan PPN sebelumnya dari 10% menjadi 11% tidak memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas penjualan.

Rekomendasi Saham Otomotif

Ekky merekomendasikan untuk mencermati saham ASII . Sebab, ada potensi untuk rebound secara teknikal dalam jangka menengah dengan target harga di Rp 5.600. Jika momentum penguatan berlanjut, kemungkinan bisa menguji Rp 6.000. 

Potensi dividen dalam beberapa bulan mendatang juga menjadi daya tarik tersendiri untuk saham ASII, lanjut Ekky.

Selain ASII, Ekky juga menjagokan saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS). Secara teknikal, ada peluang untuk menguji resistance di level Rp 1.000 jika tren penguatan terjadi dalam jangka pendek.

Nafan menyarankan saham ASII dengan rekomendasi accumulative buy di target harga Rp 4.910 per saham.

Sementara Miftahul, merekomendasikan investor dan pelaku pasar untuk memanfaatkan koreksi harga ASII dengan akumulasi bertahap di target harga Rp 5.875.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
CEK FAKTA: Prabowo Minta TV Putar Ganyang Fufufafa Setiap Jam 6 Pagi

CEK FAKTA: Prabowo Minta TV Putar Ganyang Fufufafa Setiap Jam 6 Pagi

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak, Penjualan Mobil Listrik Berpeluang Terdongkrak

Harga BBM Nonsubsidi Melonjak, Penjualan Mobil Listrik Berpeluang Terdongkrak

2026-06-11
Kemenko Hilirisasi Dapat Anggaran dari ESDM, Begini Penjelasan Suahasil

Kemenko Hilirisasi Dapat Anggaran dari ESDM, Begini Penjelasan Suahasil

2026-10-07
Perampok Kripto Menyerang Pria di Rumah, Paksa Transfer Aset

Perampok Kripto Menyerang Pria di Rumah, Paksa Transfer Aset

2026-10-07
Biar Bisnis Nggak Ribet, Kenali BNIdirect bisnis, Urusan Transaksi hingga Pengajuan Kredit Usaha Jadi Lebih Mudah!

Biar Bisnis Nggak Ribet, Kenali BNIdirect bisnis, Urusan Transaksi hingga Pengajuan Kredit Usaha Jadi Lebih Mudah!

2026-10-07
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Dunia Stabil, Pasar Tunggu Arah Suku Bunga The Fed

Harga Emas Dunia Stabil, Pasar Tunggu Arah Suku Bunga The Fed

2026-10-07
Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Turun Rp 10.000, Cek Rinciannya

Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Turun Rp 10.000, Cek Rinciannya

2026-10-07
Cek Rincian Harga Emas Pegadaian Hari Ini 6 Oktober 2026

Cek Rincian Harga Emas Pegadaian Hari Ini 6 Oktober 2026

2026-10-07
Daftar Harga Emas 24 Karat 6 Oktober 2026 di Pegadaian, Hartadinata hingga Antam

Daftar Harga Emas 24 Karat 6 Oktober 2026 di Pegadaian, Hartadinata hingga Antam

2026-10-07

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Robert Kiyosaki Anggap Bitcoin dan Emas Seperti Asuransi Keuangan

Robert Kiyosaki Anggap Bitcoin dan Emas Seperti Asuransi Keuangan

2026-10-07
0
Harga Kripto Teratas Kompak Hijau, Bitcoin Tembus US$ 85.800

Harga Kripto Teratas Kompak Hijau, Bitcoin Tembus US$ 85.800

2026-10-07
0
Metaplanet Jual 10.000 Bitcoin pada Kuartal Ketiga 2026

Metaplanet Jual 10.000 Bitcoin pada Kuartal Ketiga 2026

2026-10-07
0
Bitmine Tambah Kepemilikan Ethereum Jadi 6,02 Juta ETH

Bitmine Tambah Kepemilikan Ethereum Jadi 6,02 Juta ETH

2026-10-07
0
Microsoft Copilot Ramal Harga Chainlink Bisa Melejit 7 Kali Lipat

Microsoft Copilot Ramal Harga Chainlink Bisa Melejit 7 Kali Lipat

2026-10-07
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Dunia Stabil, Pasar Tunggu Arah Suku Bunga The Fed

Harga Emas Dunia Stabil, Pasar Tunggu Arah Suku Bunga The Fed

2026-10-07
Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Turun Rp 10.000, Cek Rinciannya

Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Turun Rp 10.000, Cek Rinciannya

2026-10-07

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.