Jakarta – Perusahaan penyimpanan bitcoin (BTC) asal Jepang, Metaplanet menjual 10.000 BTC senilai 124,7 miliar yen atau US$ 790 juta (Rp 14,14 triliun, asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.900). Penjualan bitcoin ini dilakukan sebelum membeli kembali 11.000 BTC senilai 149,9 miliar yen atau US$ 950 juta (Rp 17 triliun) pada kuartal ketiga 2026. Langkah ini menjadikan total kepemilikan bitcoin mencapai 44.000 BTC setelah ada kenaikan bersih sebesar 1.000 BTC.
Mengutip the block, ditulis Selasa (6/10/2026), hasil penjualan 10.000 BTC itu melampaui jumlah pokok terutang dari obligasi, pinjamanm dan kewajiban berbunga lainnya milik perusahaan, demikian disampaikan Perseroan.
BACA JUGA:Harga Kripto Teratas Kompak Hijau, Bitcoin Tembus US$ 85.800
BACA JUGA:Robert Kiyosaki Anggap Bitcoin dan Emas Seperti Asuransi Keuangan
BACA JUGA:IMF Kucurkan Rp 2,47 Triliun ke El Salvador Usai Abaikan Kriteria Bitcoin
Namun, Metaplanet tetap mempertahankan kewajiban-kewajiban itu dan kemudian kembali membeli 11.000 BTC itu. Perusahaan menuturkan, langkah ini dilakukan untuk menunjukkan likuiditas, termasuk kemampuan dan kesediaan mereka menjual bitcoin demi mendapatkan uang tunai saat diperlukan, di tengah rencana untuk memperoleh peringkat kredit dan memperluas opsi pendanaan yang mencakup obligasi serta saham preferen.
Metaplanet menjual bitcoin tersebut di bawah harga perolehannya, sehingga menimbulkan kerugian modal untuk tujuan perpajakan AS. Perusahaan memperkirakan potensi aset pajak tangguhan sekitar US$ 97 juta atau Rp 1,73 triliun, meskipun angka ini belum dikonfirmasi oleh auditor. Kerugian tersebut dapat digunakan untuk mengimbangi keuntungan modal di masa depan di Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data Bitcoin Treasuries, total kepemilikan Metaplanet menjadikannya perusahaan publik dengan cadangan bitcoin terbesar kedua setelah MicroStrategy milik Michael Saylor.
Pada Senin, Metaplanet juga mengungkapkan strategi pendapatan bunga bersih baru yang akan memanfaatkan modal hasil penerbitan saham preferen perpetual, obligasi korporasi (BitBonds), dan fasilitas kredit dengan jaminan bitcoin.
Perusahaan berencana mengalokasikan dana tersebut ke aset-aset yang diharapkan dapat menghasilkan pendapatan stabil dan bertujuan memperoleh keuntungan dari selisih antara imbal hasil aset tersebut dengan biaya pendanaan. Metaplanet memperkirakan, sekuritas preferen dari perusahaan penyimpan bitcoin dan penerbit serupa akan menjadi salah satu investasi utamanya.
/2022/10/20/1604525335.jpg)
/2025/01/30/132458517.jpg)
/2022/03/29/426887024.jpg)
/2025/04/05/499012949.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313336/original/086824700_1785634470-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_33_41_AM.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/922189/original/061254600_1436330199-tol-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328650/original/075500600_1787203805-Menteri_Ketenagakerjaan__Menaker__Yassierli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3543657/original/004020500_1629271438-international-2693231_1280.jpg)




:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816481/original/059395900_1714383540-fotor-ai-20240429133650.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322011/original/064657000_1786514057-ChatGPT_Image_Aug_12__2026__12_53_39_PM.jpg)