Jakarta – Seorang pengusaha dipukuli dengan palu oleh pria bertopeng yang membobol rumahnya. Para pelaku mengancam akan membunuh istrinya yang tengah hamil besar, kecuali ia mentransfer kripto senilai ratusan ribu poundsterling.
Pasangan anonim itu menggambarkan serangan tersebut mengerikan dan mengkhawatirkan untuk bayi mereka yang masih dikandung.
BACA JUGA:UU Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon, Hindari Pengusaha Mangkir Bayar
BACA JUGA:Kekayaan Chairul Tanjung, Pendiri CT Corp yang Ditunjuk Jadi Wantimpres
BACA JUGA:Profil Chairul Tanjung, Si Anak Singkong Kini Menjabat Anggota Wantimpres
Dia pada dasarnya bilang: \’Dengar, kalau kalian tidak kirim uang ini sekarang, kami akan menusuk perut istrimu dan membunuh bayimu. Kami akan membunuh istrimu\’, kata pria yang disebut BBC sebagai James, dikutip dari BBC, Selasa (6/10/2026).
Para pelaku menggunakan mobil yang dikemudikan sopir kabur, setelah James mentransfer tabungan kripto miliknya. Lembaga amal Crimestoppers kini menawarkan hadiah 10.000 poundsterling atau Rp 236,7 juta (asumsi kurs pound sterling terhadap rupiah 23.670) untuk informasi serangan ini.
Serangan berdurasi 45 menit tersebut terekam kamera keamanan rumah dan tengah diselidiki polisi. Para pakar menyebut kasus ini sebagai salah satu bentuk perampokan kekerasan yang makin marak atau wrench attack, yang menyasar investor mata uang kripto.
James mengatakan, tiga penyusup memaksa masuk ke rumah mereka di Solihull, Inggris dan memukuli wajah, kepala, dan rusuk James menggunakan palu.
Istrinya, yang saat itu hamil tujuh bulan, ditahan di sofa oleh salah satu pelaku hingga sulit bernapas. Pasangan itu awalnya tidak tahu apa yang diinginkan para pelaku, hingga salah satu dari mereka menuntut James membuka kunci ponselnya.
/2022/10/20/1604525335.jpg)
/2025/01/30/132458517.jpg)
/2023/11/02/585482236.jpg)
/2019/11/18/1319648998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322011/original/064657000_1786514057-ChatGPT_Image_Aug_12__2026__12_53_39_PM.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/922189/original/061254600_1436330199-tol-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328650/original/075500600_1787203805-Menteri_Ketenagakerjaan__Menaker__Yassierli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3543657/original/004020500_1629271438-international-2693231_1280.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313336/original/086824700_1785634470-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_33_41_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816481/original/059395900_1714383540-fotor-ai-20240429133650.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)