Jakarta – Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede, menilai jika Thomas Djiwandono terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, akan langsung dihadapkan pada sejumlah pekerjaan rumah (PR) strategis yang menentukan kredibilitas kebijakan moneter ke depan.
Menurut dia, tantangan paling krusial adalah pemulihan kepercayaan pasar yang saat ini sangat sensitif terhadap sinyal kebijakan dan konsistensi langkah otoritas moneter.
BACA JUGA:DPR Jamin 3 Calon Pejabat Bank Indonesia Lolos Seluruh Persyaratan
BACA JUGA:Deputi Gubernur Bank Indonesia Baru Diputuskan DPR Senin 26 Januari 2026
BACA JUGA:Dibongkar Bos Bank Indonesia, Ternyata Begini Proses Pencalonan Deputi Gubernur BI
BACA JUGA:Bos BI Akui Usulkan 3 Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Termasuk Thomas Djiwandono
Namun jika Thomas terpilih, tantangan paling krusial yang perlu segera direspons adalah pemulihan kepercayaan pasar melalui kombinasi aksi dan komunikasi, kata Josua kepada www.wmhg.org, Rabu (21/1/2026).
Sejatinya pekerjaan rumah ini juga akan dihadapi 2 dua calon lain yang berasal dari internal BI yakni Dicky Kartikoyono yang saat ini menjabat Asisten Gubernur – Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, serta Solikin M Juhro yang menjabat Asisten Gubernur – Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI.
Josua mengatakan, kepercayaan pasar tidak cukup dibangun lewat pernyataan normatif, melainkan kombinasi antara aksi kebijakan yang terukur dan komunikasi yang jelas.
Pasar akan menilai apakah otoritas moneter mampu merespons tekanan global dengan langkah yang kredibel, terutama di tengah dinamika nilai tukar, inflasi, dan arah kebijakan bank sentral global.
Dalam konteks tersebut, Thomas dituntut untuk menunjukkan kapasitas kepemimpinan kebijakan sejak awal masa jabatannya. Konsistensi pesan, ketepatan instrumen, serta koordinasi lintas kebijakan akan menjadi penentu utama apakah pasar memberikan ruang kepercayaan atau justru meningkatkan sikap wait and see.
Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Awal
Pada sisi nilai tukar, Josua menekankan pentingnya memastikan stabilisasi rupiah berjalan kredibel tanpa menggerus daya tahan kebijakan. Hal ini mencakup pengelolaan likuiditas yang rapi, optimalisasi instrumen pasar uang, serta sinyal kebijakan suku bunga yang konsisten dengan tujuan menjaga stabilitas rupiah dan inflasi.
/2025/12/09/182562731.jpg)
/2025/07/30/1831788301.jpg)
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/09/02/1600387136.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2833304/original/055774200_1561020095-20190619-BI-Tahan-Suku-Bunga-Acuan-6-Persen6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4739433/original/003170600_1707531269-20240210-Sembahyang_Imlek-ANG_11.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5426993/original/025824200_1764323186-banjir_sibolga_tapanuli_tengah.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369943/original/032417700_1476098428-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5342655/original/057756700_1757397640-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482999/original/031033400_1769314652-9562cdc2-e376-4f0d-9aa8-3199ad3851eb.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3259814/original/014290800_1602033336-34c3bb73-b113-4f07-b612-8f8955ea82a5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1308848/original/001411100_1470395135-20160805-Pedagang-Daging-Sapi-Jakarta--Angga-Yuniar4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3137583/original/087265500_1590562334-tiktok-5064078.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2806419/original/068811000_1557917958-20190515-Impor-Daging-Beku-Naik-saat-Ramadan-ANGGA-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482802/original/091920300_1769253611-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_22.21.11.jpeg)