• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Mei 22, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Antisipasi Pemangkasan RKAB Tambang, Permintaan Alat Berat 2026 akan Tumbuh Moderat

Antisipasi Pemangkasan RKAB Tambang, Permintaan Alat Berat 2026 akan Tumbuh Moderat

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-01-13
0

Antisipasi Pemangkasan RKAB Tambang, Permintaan Alat Berat 2026 akan Tumbuh Moderat

wmhg.org – JAKARTA. Pelaku industri memprediksi permintaan alat berat tahun ini akan tumbuh moderat. Para pebisnis alat berat memetakan sejumlah faktor yang bakal memengaruhi dinamika industri, salah satunya adalah langkah pemerintah memangkas Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) komoditas tambang.

Ketua Umum Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia (PAABI) Yushi Sandidarma memproyeksikan volume penjualan alat berat dapat tumbuh secara moderat antara 5% – 8% dibandingkan tahun 2025. Estimasi ini sudah memperhitungkan kondisi pemulihan pasca bencana di Sumatra yang menambah permintaan secara regional.

Dengan asumsi pertumbuhan moderat tersebut PAABI memproyeksikan permintaan alat berat tahun 2026 bisa naik ke kisaran 23.000 unit – 25.000 unit. PAABI memperkirakan total nilai pasar alat berat Indonesia mencapai US$ 3,62 miliar pada 2026, dengan Compounded Annual Growth Rate (CAGR) sekitar 6% – 8% hingga 2031.

Jadi, tahun 2026 ini akan lebih baik daripada 2025. Masih didorong oleh proyek besar PSN dan tambang. Pertambangan tetap jadi penggerak utama, diikuti konstruksi dan infrastruktur. Tantangan tetap ada seperti harga komoditas, tapi outlook positif, ungkap Yushi kepada Kontan.co.id, Selasa (13/1/2026).

Yushi membeberkan, kontribusi dari sektor pertambangan masih dominan bagi industri alat berat. Proyeksi permintaan dari sektor pertambangan akan mencapai 45% – 50% dari total permintaan unit alat berat pada tahun ini.

Estimasi itu mencakup permintaan dari tambang batubara, nikel dan mineral strategis. Pasar terbesar kedua adalah sektor konstruksi dan infrastruktur dengan kontribusi sekitar 35% – 40%, termasuk dari kelanjutan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN), jalan tol dan pelabuhan.

Sedangkan permintaan dari sektor perkebunan dan kehutanan diproyeksikan mencapai 8% – 10%. Kemudian sektor industri dan lainnya memiliki potensi menyumbang sekitar 5% terhadap total permintaan unit alat berat tahun ini.

Antisipasi Pemangkasan RKAB Tambang

Di sisi yang lain, pelaku industri alat berat mengantisipasi langkah pemerintah memangkas RKAB tambang untuk tahun 2026. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya menyampaikan bahwa RKAB produksi batubara pada tahun 2026 hanya sekitar 600 juta ton.

Estimasi tersebut mencerminkan penurunan sekitar 24% dibandingkan volume produksi batubara tahun 2025 yang mencapai sekitar 790 juta ton.

Ketua IV PAABI Immawan Priyambudi membeberkan bahwa penurunan target produksi batubara tersebut berpotensi mengurangi permintaan alat berat di sektor tambang, terutama pada jenis excavator, dump truck, dan bulldozer yang digunakan di operasi batubara.

Immawan menggambarkan, tambang batubara menyumbang sekitar 30% – 35% terhadap total permintaan alat berat. Dengan asumsi tersebut, maka penurunan target produksi berpotensi menekan penjualan alat berat antara 5% – 10%.

Meski begitu, Immawan menegaskan PAABI tetap memandang outlook 2026 secara optimistis. Pelaku industri yang bergerak di bidang Original Equipment Manufacturer (OEM) dan distributor kemungkinan akan meningkatkan penetrasi ke sektor lain untuk menutup gap atas potensi penurunan permintaan dari sektor tambang.

Sektor potensial adalah konstruksi dan perkebunan, termasuk proyek-proyek infrastruktur dan Proyek Strategis Nasional (PSN). Selain itu, permintaan dari proyek mineral strategis dan tambang nikel juga diprediksi masih cukup kuat. 

Pemangkasan target batubara menjadi faktor penahan, tapi tidak mengubah arah positif industri secara keseluruhan. Outlook 2026 tetap tumbuh, hanya lebih moderat, dengan pergeseran dominasi ke sektor konstruksi dan tambang nikel, ungkap Immawan.

Dihubungi terpisah, Corporate Secretary PT United Tractors Tbk (UNTR) Ari Setiyawan turut menyoroti pemangkasan RKAB produksi tambang pada 2026. Kondisi ini berpotensi memangkas penjualan alat berat, khususnya tipe big machine yang digunakan di pertambangan.

Ari memproyeksikan penjualan alat berat tipe big machine sepanjang tahun ini akan turun menjadi sekitar 900 unit – 950 unit. Ari memberikan perbandingan, komposisi penjualan big machine UNTR pada tahun lalu mencapai 1.050 – 1.100 unit.

Meski begitu, emiten dari konglomerasi Grup Astra ini masih percaya diri untuk mengejar target penjualan alat berat sebanyak 4.300 unit – 4.500 unit sepanjang tahun 2026. Di tengah potensi penurunan kontribusi dari sektor pertambangan, Ari melihat peluang pertumbuhan permintaan pada sektor konstruksi dan perkebunan.

Ada potensi peningkatan permintaan dari sektor kontruksi dan perkebunan apabila realisasi pembangunan infrastruktur lebih besar, dan juga permintaan dari perkebunan terkait pengembangan proyek food estate, terang Ari.

Hanya saja, sektor pertambangan tetap berkontribusi dominan terhadap prospek penjualan alat berat UNTR tahun ini. Proyeksi penjualan alat berat Komatsu ke sektor pertambangan diperkirakan masih yang terbesar. Pembelian alat berat di tahun 2026 sebagian besar untuk pergantian alat (replacement), tandas Ari.

Selanjutnya: Donald Trump Kenakan Tarif Dagang 25% ke Negara Mitra Iran, Indonesia Terdampak?

Menarik Dibaca: 10 Siswa MISJ Ciptakan Traffigo, Solusi Kemacetan Penjemputan Siswa di Jakarta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Langit Jakarta Bocor, Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?

Langit Jakarta Bocor, Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Imbas Perang Dagang: Petani AS di Ambang Kebangkrutan, Trump Siapkan Paket Bantuan Miliaran Dolar

Imbas Perang Dagang: Petani AS di Ambang Kebangkrutan, Trump Siapkan Paket Bantuan Miliaran Dolar

2025-10-07
China Tuding AS Pura-Pura jadi Korban Setelah Perang Dagang Kembali Memanas

China Tuding AS Pura-Pura jadi Korban Setelah Perang Dagang Kembali Memanas

2025-10-15
Bos BI Ungkap Beberapa Sinyal Rupiah Bakal Kembali Menguat

Bos BI Ungkap Beberapa Sinyal Rupiah Bakal Kembali Menguat

2026-05-07
Cek Fakta: Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Bagi-Bagi Hadiah, Benarkah?

Cek Fakta: Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Bagi-Bagi Hadiah, Benarkah?

2024-07-30
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Prabowo Puji Perusahaan Indonesia Mendunia: Orang Eropa Cari Indomie, Kopiko Hadir di 100 Negara

Prabowo Puji Perusahaan Indonesia Mendunia: Orang Eropa Cari Indomie, Kopiko Hadir di 100 Negara

2026-05-22
Harga Perak Antam Hari Ini 20 Mei 2026 Turun Rp 2.350

Harga Perak Antam Hari Ini 20 Mei 2026 Turun Rp 2.350

2026-05-22
Purbaya Yakin Ekonomi Tumbuh 6,5%, Ini Caranya

Purbaya Yakin Ekonomi Tumbuh 6,5%, Ini Caranya

2026-05-22
Purbaya Pastikan Belum Ada Tambahan Jenis Pajak Baru Tahun Depan

Purbaya Pastikan Belum Ada Tambahan Jenis Pajak Baru Tahun Depan

2026-05-22

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Prabowo Puji Perusahaan Indonesia Mendunia: Orang Eropa Cari Indomie, Kopiko Hadir di 100 Negara

Prabowo Puji Perusahaan Indonesia Mendunia: Orang Eropa Cari Indomie, Kopiko Hadir di 100 Negara

2026-05-22
0
Harga Perak Antam Hari Ini 20 Mei 2026 Turun Rp 2.350

Harga Perak Antam Hari Ini 20 Mei 2026 Turun Rp 2.350

2026-05-22
0
Purbaya Yakin Ekonomi Tumbuh 6,5%, Ini Caranya

Purbaya Yakin Ekonomi Tumbuh 6,5%, Ini Caranya

2026-05-22
0
Purbaya Pastikan Belum Ada Tambahan Jenis Pajak Baru Tahun Depan

Purbaya Pastikan Belum Ada Tambahan Jenis Pajak Baru Tahun Depan

2026-05-22
0
Prabowo Ingin Anak Muda Indonesia jadi Pengusaha

Prabowo Ingin Anak Muda Indonesia jadi Pengusaha

2026-05-22
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Prabowo Puji Perusahaan Indonesia Mendunia: Orang Eropa Cari Indomie, Kopiko Hadir di 100 Negara

Prabowo Puji Perusahaan Indonesia Mendunia: Orang Eropa Cari Indomie, Kopiko Hadir di 100 Negara

2026-05-22
Harga Perak Antam Hari Ini 20 Mei 2026 Turun Rp 2.350

Harga Perak Antam Hari Ini 20 Mei 2026 Turun Rp 2.350

2026-05-22

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.