• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, September 30, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pengusaha Masih Wait and See soal Ekspor SDA Lewat DSI, Ini Alasannya

    Pengusaha Masih Wait and See soal Ekspor SDA Lewat DSI, Ini Alasannya

    MHU Dorong Pembangunan Berkelanjutan

    MHU Dorong Pembangunan Berkelanjutan

    Di Saat Rupiah Loyo, Panca Residence Ciracas Tetap Optimistis Bidik Pasar Milenial

    Di Saat Rupiah Loyo, Panca Residence Ciracas Tetap Optimistis Bidik Pasar Milenial

    Pelemahan Rupiah Mulai Picu Kenaikan Harga Produk di Industri Ritel

    Pelemahan Rupiah Mulai Picu Kenaikan Harga Produk di Industri Ritel

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pengusaha Masih Wait and See soal Ekspor SDA Lewat DSI, Ini Alasannya

    Pengusaha Masih Wait and See soal Ekspor SDA Lewat DSI, Ini Alasannya

    MHU Dorong Pembangunan Berkelanjutan

    MHU Dorong Pembangunan Berkelanjutan

    Di Saat Rupiah Loyo, Panca Residence Ciracas Tetap Optimistis Bidik Pasar Milenial

    Di Saat Rupiah Loyo, Panca Residence Ciracas Tetap Optimistis Bidik Pasar Milenial

    Pelemahan Rupiah Mulai Picu Kenaikan Harga Produk di Industri Ritel

    Pelemahan Rupiah Mulai Picu Kenaikan Harga Produk di Industri Ritel

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Peta Persaingan Mobil Nasional: Jepang Masih Dominan, China Kian Menempel

Peta Persaingan Mobil Nasional: Jepang Masih Dominan, China Kian Menempel

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-01-13
0

Peta Persaingan Mobil Nasional: Jepang Masih Dominan, China Kian Menempel

wmhg.org – JAKARTA. Penjualan mobil di dalam negeri sepanjang Januari–Desember 2025 menunjukkan peta persaingan yang dinamis, di mana pabrikan asal Jepang tetap menjadi penguasa, sementara China mulai memperbesar kontribusi.

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan mobil nasional sepanjang 2025 mencapai 803.687 unit.

Dari jumlah tersebut, merek-merek Jepang menguasai lebih dari tiga perempat pasar atau mendekati 78 persen.

Baca Juga: Insentif Mobil Listrik 2026 Masih Abu-abu, Industri dan Konsumen Pilih Menunggu

Kontributor utamanya berasal dari Toyota yang memimpin dengan pangsa 31,2 persen, diikuti Daihatsu (16,3 persen), Mitsubishi Motors (8,9 persen), Suzuki (8,3 persen), dan Honda (7 persen).

Merek Jepang lain seperti Isuzu, Hino, Mazda, Lexus, Subaru, dan Nissan melengkapi kekuatan tersebut.

Kendati demikian, jika menilik data Gaikindo untuk pencapaian penjualan di 2024, dominasi merek Jepang perlahan mulai terkikis sekitar empat poin persentase dari sekitar 82 persenan terhadap pasar mobil nasional.

Di sisi lain, pabrikan asal China menunjukkan tren pertumbuhan yang semakin solid. Secara agregat, merek-merek China membukukan pangsa pasar sekitar 14 persen sepanjang 2025, meningkat dari 10 persen di tahun sebelumnya.

BYD menjadi motor utama pertumbuhan tersebut dengan pangsa 5,8 persen. Sementara Chery mencatat 2,4 persen, dan Wuling sebagai pemain lamanya berada di angka 2,3 persen.

Baca Juga: Ekspor Motor CBU Indonesia Turun 4,95% pada 2025, Hanya 544.133 Unit

Selain tiga merek utama, nama-nama seperti Denza, Aion, Geely, Morris Garage (MG), GWM, DFSK, BAIC, Neta, Jetour, hingga XPeng turut menambah volume penjualan, meski masing-masing masih mencatatkan pangsa di bawah satu persen.

Kuatnya penetrasi China tidak lepas dari strategi harga yang kompetitif, perluasan jaringan diler, serta fokus pada kendaraan elektrifikasi, khususnya battery electric vehicle (BEV) dan plug-in hybrid.S

ementara itu, kelompok merek dari negara lain di luar Jepang dan China, termasuk Korea Selatan, Eropa, Amerika Serikat, dan Vietnam, secara kumulatif menguasai sekitar 8 persen pasar.

Hyundai menjadi pemain terbesar di kelompok ini dengan pangsa 2,4 persen, diikuti merek-merek Eropa seperti BMW, Mercedes-Benz, dan Volkswagen yang bermain di segmen lebih spesifik dan niche.

Baca Juga: Libur Nataru 2025/2026, Konsumsi Listrik di SPKLU Naik 479%

Meski jarak antara Jepang dan China masih cukup lebar, peta persaingan 2025 menunjukkan arah perubahan yang jelas.

Jepang tetap unggul dari sisi volume dan loyalitas pasar, namun China mulai menancapkan fondasi jangka panjang. Jika tren elektrifikasi, insentif, dan ekspansi produk berlanjut, tekanan terhadap dominasi Jepang bisa semakin terasa dalam beberapa tahun ke depan.

Selanjutnya: Sudah Enggak Sabar? Drakor Can This Love Be Translated? Tayang di Netflix 3 Hari Lagi

Menarik Dibaca: KAI Siapkan 649.780 Tempat Duduk pada Libur Panjang Isra Mikraj

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Langit Jakarta Bocor, Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?

Langit Jakarta Bocor, Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
BPS: Ekspor Bulan Juli 2024 Meningkat 6,55% Jadi US$ 22,21 Miliar

BPS: Ekspor Bulan Juli 2024 Meningkat 6,55% Jadi US$ 22,21 Miliar

2024-08-15
Harga Minyak Turun, Dibayangi Prospek Permintaan yang Lemah

Harga Minyak Turun, Dibayangi Prospek Permintaan yang Lemah

2024-08-06
Dirut PLN Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif Penggerak Transisi Energi

Dirut PLN Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif Penggerak Transisi Energi

2024-08-07
6 Petani Muda Indonesia Magang di Taiwan, Ini Sasarannya

6 Petani Muda Indonesia Magang di Taiwan, Ini Sasarannya

2024-09-03
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Dunia Jatuh ke US$ 4.131, Pasar Antisipasi Kenaikan Bunga The Fed

Harga Emas Dunia Jatuh ke US$ 4.131, Pasar Antisipasi Kenaikan Bunga The Fed

2026-09-30
Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 September 2026

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 September 2026

2026-09-30
Harga Emas Antam Turun 2 Hari Beruntun, Cek Rinciannya!

Harga Emas Antam Turun 2 Hari Beruntun, Cek Rinciannya!

2026-09-30
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Rp 2,619 Juta, UBS Rp 2,530 Juta

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Rp 2,619 Juta, UBS Rp 2,530 Juta

2026-09-30

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Altcoin Season Dimulai? Ini Prospek Beberapa Hari ke Depan

Altcoin Season Dimulai? Ini Prospek Beberapa Hari ke Depan

2026-09-30
0
Harga Kripto 29 September 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Melemah

Harga Kripto 29 September 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Melemah

2026-09-30
0
Citi Gandeng Coinbase Permudah Pembayaran dengan Stablecoin

Citi Gandeng Coinbase Permudah Pembayaran dengan Stablecoin

2026-09-30
0
Raja Kripto Kanada Segera Diadili atas Dugaan Penipuan US$ 30 Juta

Raja Kripto Kanada Segera Diadili atas Dugaan Penipuan US$ 30 Juta

2026-09-30
0
Strive Beli Bitcoin 1.107 Bitcoin, Total Pembelian Sentuh Rp 1,69 Triliun

Strive Beli Bitcoin 1.107 Bitcoin, Total Pembelian Sentuh Rp 1,69 Triliun

2026-09-30
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Dunia Jatuh ke US$ 4.131, Pasar Antisipasi Kenaikan Bunga The Fed

Harga Emas Dunia Jatuh ke US$ 4.131, Pasar Antisipasi Kenaikan Bunga The Fed

2026-09-30
Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 September 2026

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 September 2026

2026-09-30

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.