Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada penutupan perdagangan Selasa (18/8/2026). Rupiah tertekan 64 poin atau 0,36 persen menjadi 17.862 per dolar AS dari posisi penutupan sebelumnya 17.798 per dolar AS.
Pelemahan rupiah terjadi di tengah kenaikan harga minyak dunia akibat kekhawatiran konflik antara AS dan Iran kembali memanas. Pasar juga masih mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang berlangsung pada 18-19 Agustus 2026.
BACA JUGA:Rupiah Hari Ini Melemah, Pasar Tunggu Keputusan BI
BACA JUGA:Bank Indonesia Olah Limbah Uang Jadi Cendera Mata, 72% Sudah Diproses
BACA JUGA:Rupiah Menguat ke 17.827 per Dolar AS Usai Pidato Nota Keuangan Prabowo
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga melemah. Pada Selasa, JISDOR berada di level Rp 17.856 per dolar AS, turun dari posisi sebelumnya Rp 17.836 per dolar AS.
Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan kenaikan harga minyak menjadi salah satu faktor yang menekan rupiah.
“Rupiah pada perdagangan hari ini melemah, dipengaruhi oleh global kenaikan harga minyak akibat kekhawatiran berlanjutnya konflik AS dan Iran,” ucapnya dikutip dari Antara.
Mengutip Kantor Berita Anadolu, harga minyak melonjak lebih dari 2 persen setelah Presiden AS Donald Trump menutup kemungkinan memperpanjang perjanjian kerangka kerja dengan Iran. Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran mengenai ketegangan di sekitar Selat Hormuz.
Harga minyak Brent naik 2,4 persen menjadi US$ 90,60 per barel, sedangkan minyak WTI menguat 2,2 persen menjadi US$ 84,20 per barel.

/2022/04/26/1849894064.jpg)
/2026/04/16/1396253509.jpg)
/2024/12/29/312376881.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325781/original/079738900_1786936222-email-attachment_2026_08_17_ariefhakim-at-klyid_dua-kebijakan-baru-bi-pedagang-bebas-potongan-transaksi-qris-diperluas-kartu-kredit-indonesia-mulai-jalan_1000411183.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3601860/original/065983700_1634177953-000_9PJ4CW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324491/original/040483600_1786709302-email-attachment_2026_08_14_dimaswicaksana_pemerintah-bakal-tertibkan-kopdes-merah-putih-termasuk-yang-ada-di-pegunungan_IMG_20260814_172146_939.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547796/original/037439600_1775471566-5a30db31-a405-4d32-ac64-4d8bd20e48bc.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3431809/original/040325900_1618652213-WhatsApp_Image_2021-04-17_at_16.19.26.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309013/original/069225700_1785214716-107347162-1702486289346-gettyimages-1852400117-_cf23021_tuz1gxpa.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192693/original/032314600_1595929325-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103061/original/071480700_1658923819-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5179416/original/014824300_1743563839-ChatGPT_Image_Apr_2__2025__10_16_14_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306955/original/077151200_1784943871-Gemini_Generated_Image_5q73a05q73a05q73.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762652/original/074745500_1709631297-fotor-ai-20240305163351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028257/original/063990300_1732871477-fotor-ai-20241129161040.jpg)