Jakarta – Ketua The Federal Reserve (the Fed), Kevin Warsh, bersikap hawkish dalam pidatonya di Jackson Hole, Wyoming, Jumat, 28 Agustus 2026 melalui komitmen yang akan menjaga inflasi tetap terkendali.
Kepala Riset Komoditas TD Securities, Bart Melek menuturkan, hal ini memicu hambatan besar untuk pasar emas jangka pendek ini.
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Anjlok 3%, Pasar Makin Yakin The Fed Naikkan Suku Bunga
BACA JUGA:Rupiah Melemah ke 17.750 terhadap Dolar AS, Intip Prediksi Hari Ini
BACA JUGA:Meneropong Prospek Harga Emas Pekan Ini Usai Pidato Ketua The Fed
“Dalam pidatonya di Jackson Hole Jumat, Ketua The Fed Kevin Warsh mengingatkan bahwa laju inflasi belum menunjukkan perlambatan yang meyakinkan, dan menegaskan bahwa para pembuat kebijakan harus memastikan inflasi kembali ke target 2%, yang menurutnya tak bisa ditawar,” tulis Melek dalam analisis terbarunya soal emas, dikutip dari Kitco, Selasa (1/9/2026).
Ia juga menyebutkan kondisi keuangan saat ini belum terbilang restriktif, ia menambahkan.
Melek juga mencatat, klaim Warsh data yang tersedia belum mendukung penurunan tingginya inflasi Personal Consumption Expenditure (PCE) dan Consumer Price Index (CPI) mengingat harga energi melejit serta perekonomian masih kuat yang mengindikasikan faktor-faktor pendorong utama kenaikan harga secara umum masih belum reda.
Pasar menafsirkan pernyataan ini sebagai sinyal bahwa bank sentral AS cenderung menaikkan suku bunga acuan pada September dan Desember, sebuah pergeseran signifikan dari ekspektasi sebelum pidato Warsh,” ujar Melek.
Kenaikan suku bunga jangka pendek dan penguatan dolar yang terjadi akibatnya membuat harga emas anjlok sekitar US$ 125 (atau Rp 2,2 juta, asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah 17.710), ke level US$ 4.470/oz (Rp 79,1 juta) saat analisis ini ditulis, sesuai perkiraan kami beberapa pekan terakhir, ia menambahkan.

/2023/05/14/264219921.jpg)
/2025/12/19/61195436.jpg)
/2025/05/16/900565566.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013694/original/080364800_1651632347-000_329D9VK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336394/original/078782800_1788159760-3608754e-d6ef-45b9-bd54-e934752df7dd.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4834401/original/078687200_1715874903-WhatsApp_Image_2024-05-16_at_15.35.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335614/original/003323700_1788006086-07212bc6-043e-4ef8-b108-f59056a20f2d.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805343/original/080058200_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4527216/original/053880700_1691248902-Kripto_9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)