Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan kinerja dan intermediasi sektor jasa keuangan saat ini dalam kondisi stabil dengan profil risiko yang terjaga serta mampu mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi.
Demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam jumpa pers hasil Rapat Dewan Komisioner OJK di Jakarta, Senin (7/9/2026).
BACA JUGA:OJK Minta Industri Keuangan Ganti Kerugian Konsumen Rp 77,26 Miliar
BACA JUGA:OJK Bidik NIK Pemilik 38.375 Rekening Terindikasi Judi Online
BACA JUGA:OJK Siapkan Aturan Baru untuk Bursa dan Perusahaan Sekuritas
Sektor jasa keuangan stabil di tengah ketidakpastian geopolitik dan tekanan inflasi global, kata Friderica.
Di sisi kebijakan, menurut Friderica, OJK terus melanjutkan dan memperkuat implementasi agenda reformasi pasar modal, di antaranya melalui peningkatan tata kelola bursa lewat pengaturan demutualisasi dalam Rancangan POJK tentang Pemegang Saham Bursa Efek, serta penyempurnaan kerangka enforcement di sektor pasar modal.
Dalam rangka memperkuat Konglomerasi Keuangan yang wajib membentuk Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK), OJK menyusun POJK tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan yang Wajib Membentuk PIKK serta Rancangan POJK tentang Likuiditas Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan yang Wajib Membentuk PIKK.
Selain itu, untuk menjalankan mandat UU P2SK dalam mempersiapkan kerangka pengaturan, pengawasan, dan pengembangan ekosistem Bursa Mineral Komoditas Strategis (BMKS), OJK sedang menyusun Rancangan POJK tentang Penahapan Peralihan Tugas dan Wewenang Pengaturan dan Pengawasan Transaksi pada BMKS serta Rancangan POJK tentang Penyelenggaraan BMKS. OJK juga memperkuat kapasitas kelembagaan dengan menyiapkan struktur organisasi dan pemenuhan SDM untuk fungsi pengaturan, perizinan, serta pengawasan BMKS.
/2026/03/26/104302596.jpg)
/2026/01/30/780510649.jpg)
/2026/03/17/1361567992.jpg)
/2023/10/25/1373227814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342103/original/072128400_1788751092-WhatsApp_Image_2026-09-07_at_08.20.35.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337494/original/017234100_1788247802-1001619241.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341035/original/041483400_1788575408-MaySari_Binaan_BRI_33.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338879/original/054092500_1788346586-IMG_5583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5317182/original/092390200_1755314245-image__18_.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805342/original/023824600_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342027/original/069175700_1788745138-169a1d37-c156-4053-b782-8bb1d413df23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027995/original/012021400_1732861121-fotor-ai-20241129131659.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6511442/original/025844100_1779370993-ChatGPT_Image_May_21__2026__08_43_00_PM.jpg)