Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI membukukan kinerja positif hingga Triwulan II 2026. Pencapaian ini ditopang oleh likuiditas yang memadai, struktur pendanaan yang semakin berkualitas, serta tingkat permodalan yang kokoh.
Fundamental tersebut menjadi pijakan bagi BRI untuk melanjutkan pertumbuhan bisnis secara sehat. Pada saat yang sama, perseroan dapat terus menjalankan fungsi intermediasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
BACA JUGA:Dari Pala jadi Peluang Usaha, Program Klaster Unggulan BRI Peduli Perkuat Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani di Bogor
BACA JUGA:Dorong UMKM Tembus Pasar Global, BRI Raih Penghargaan Niaga Werdhitama dari Kementerian Perdagangan
BACA JUGA:Perkuat Kolaborasi dan Kesejahteraan Pekerja, BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB Periode 2026–2028
Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi menyampaikan, kondisi likuiditas BRI tetap berada pada level yang memadai. Hal tersebut diungkapkan dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan II 2026 di Kantor Pusat BRI, Jakarta.
Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) konsolidasi entitas bank tercatat sebesar 90,8 persen. Angka tersebut masih berada pada level ideal bagi BRI dalam menjalankan fungsi intermediasi.
Dari sisi permodalan, Capital Adequacy Ratio (CAR) BRI pada Triwulan II 2026 mencapai 21,5 persen. Posisi ini memberikan fondasi yang kuat bagi perseroan untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan bisnis.
“Dengan likuiditas yang terkelola dengan baik dan permodalan yang tetap kuat, BRI memiliki fondasi yang memadai untuk melanjutkan pertumbuhan secara sehat dan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas,” ujar Achmad Royadi.
/2026/03/26/104302596.jpg)
/2026/01/30/780510649.jpg)
/2026/03/17/1361567992.jpg)
/2023/10/25/1373227814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342040/original/082381400_1788746363-9be4a4a9-9058-4b8d-8337-044999c1cb5e.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337494/original/017234100_1788247802-1001619241.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341035/original/041483400_1788575408-MaySari_Binaan_BRI_33.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338879/original/054092500_1788346586-IMG_5583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5317182/original/092390200_1755314245-image__18_.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805342/original/023824600_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342027/original/069175700_1788745138-169a1d37-c156-4053-b782-8bb1d413df23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027995/original/012021400_1732861121-fotor-ai-20241129131659.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6511442/original/025844100_1779370993-ChatGPT_Image_May_21__2026__08_43_00_PM.jpg)