Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan lamanya proses penyidikan kasus dugaan tindak pidana di sektor jasa keuangan yang menjerat Henry Surya bukan disebabkan oleh kendala pemeriksaan, melainkan karena rumitnya upaya menelusuri aset yang diduga berasal dari kerugian para pemegang polis.
Direktur Eksekutif Kelompok Penyidik Sektor Jasa Keuangan OJK, Daniel Bolly Hironimus Tifaona, mengungkapkan bahwa penyidikan ini telah berlangsung lebih dari satu tahun. Sebagian besar waktu tersebut dihabiskan tim penyidik untuk melacak keberadaan aset yang tersebar di berbagai lokasi.
BACA JUGA:OJK Pastikan Tak Ada Isu Terkait Penempatan Dana SAL Rp 381 Triliun
BACA JUGA:OJK Janji Genjot Kredit UMKM dan Perluas Akses Pasar
BACA JUGA:OJK Cabut Izin Usaha BPR Syariah Hasanah Mandiri Depok
“Kasus ini memakan waktu bukan karena proses penyidikan atau pemeriksaan, tetapi karena penelusuran aset. Kami harus mencari sendiri aset-aset yang diduga terkait dengan perkara ini,” kata Daniel di Kantor OJK, Kamis (9/7/2026).
Daniel menjelaskan, total kerugian yang ditimbulkan dalam perkara ini mencapai sekitar Rp 500 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 300 miliar diduga kuat telah diselewengkan untuk kepentingan pribadi tersangka.



/2026/04/08/2106434271.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4971211/original/002589400_1729136232-IMG_5738.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3520932/original/054634300_1627274266-FOTO_000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3552343/original/069953600_1629981833-clay-banks-XvS-uKUoUao-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369483/original/034567100_1759472304-1000117747.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4980632/original/088675900_1729925953-3c4be2dd-02e9-4dde-98e4-1b2a557f2b63.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5076500/original/004014500_1735885889-000_32XK6HY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111034/original/031563900_1738033947-AP_Photo-Ben_Curtis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)