Jakarta – PT Taspen (Persero) mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp 1,04 triliun pada 2025, turun dibandingkan Rp 1,24 triliun pada tahun sebelumnya. Perseroan menjelaskan penurunan tersebut bukan disebabkan melemahnya kinerja investasi, melainkan karena meningkatnya pembentukan pencadangan penurunan nilai (impairment) sebagai langkah konservatif dalam pengelolaan portofolio investasi.
Direktur Utama Taspen Rony Hanityo Aprianto mengatakan, pencadangan tersebut sengaja dilakukan untuk mengantisipasi potensi risiko pada sejumlah aset investasi yang dimiliki perusahaan.
BACA JUGA:BRI Setor Pajak Rp 8,1 Triliun, Salah Satu Terbesar di Sektor Keuangan
BACA JUGA:Laba Sucofindo Naik 100%, Ini Kontributor Terbesarnya
BACA JUGA:Laba Samsung Diprediksi Melesat 19 Kali Lipat Berkat Booming AI
Sebagai bentuk kehati-hatian dan konservatif kita dalam mengelola Taspen, ada satu pos yang mengurangi laba cukup tinggi yaitu pos impairment, kata Rony dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Berdasarkan paparan perusahaan, nilai impairment Taspen pada 2025 mencapai Rp 1,82 triliun. Angka ini melonjak tajam dibandingkan 2024 yang sebesar Rp 288 miliar.
Rony menjelaskan, pencadangan tersebut antara lain dilakukan terhadap sejumlah obligasi BUMN karya yang masih menghadapi tantangan. Meski demikian, impairment bukan merupakan kerugian permanen karena dapat dipulihkan apabila kondisi instrumen investasi membaik.



/2026/04/08/2106434271.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4980632/original/088675900_1729925953-3c4be2dd-02e9-4dde-98e4-1b2a557f2b63.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291645/original/096933900_1783571295-IMG_5380.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4971211/original/002589400_1729136232-IMG_5738.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3552343/original/069953600_1629981833-clay-banks-XvS-uKUoUao-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369483/original/034567100_1759472304-1000117747.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5076500/original/004014500_1735885889-000_32XK6HY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111034/original/031563900_1738033947-AP_Photo-Ben_Curtis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)