Jakarta – Harga emas dunia berhasil memangkas kerugian dan berbalik menguat pada perdagangan Senin setelah muncul harapan terkait potensi gencatan senjata antara Israel dan Iran.
Meski demikian, kenaikan harga emas masih terbatas karena data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang kuat meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed).
BACA JUGA:Perhiasan 30 Gram Raib, Orang Tua di Makassar Polisikan Anak Sendiri
BACA JUGA:Harga Emas 24 Karat Terkini di Antam dan Pegadaian
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Selasa 9 Juni 2026 Turun
Mengutip CNBC, Selasa (9/6/2026), harga emas spot naik 0,33% menjadi US$ 4.343,03 per ons. Sebelumnya, logam mulia tersebut sempat menyentuh level terendah sejak 23 Maret di posisi US$ 4.268,39 per ons.
Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus naik tipis 0,05% ke level US$ 4.367,30 per ons.
Sentimen positif bagi emas muncul setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Israel dan Iran tengah mengupayakan gencatan senjata dalam waktu dekat.
Trump mengatakan kedua negara sedang berupaya mewujudkan gencatan senjata segera dan negosiasi akhir menuju perdamaian terus berlangsung.
Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist di Zaner Metals Peter Grant mengatakan, kabar tersebut membantu mengangkat harga emas dari titik terendahnya.
Emas bangkit dari level terendah yang terjadi di pasar luar negeri hanya karena adanya kabar bahwa mungkin akan ada gencatan senjata baru antara Iran dan Israel. Hal itu sedikit mengurangi tekanan penurunan harga, ujar Grant.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546360/original/031125500_1775290630-WhatsApp_Image_2026-04-03_at_10.02.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8011154/original/013585800_1780850911-IMG-20260607-027.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2752322/original/006653200_1552644717-20190314-Hiruk-Pikuk-Petani-Gorontalo-Sambut-Musim-Panen3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8067924/original/082139500_1780912668-Foto3.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2849790/original/043609100_1562754392-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3000972/original/026902200_1576748930-20191219-BI-Pertahankan-Suku-Bunga-Acuan-di-5-Persen-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2889634/original/024713600_1566465083-20190822-BI-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875742/original/093303000_1719401842-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5128632/original/6000_1739254916-DALL__E_2025-02-11_13.21.11_-_A_futuristic_and_dynamic_digital_illustration_of_a_Shiba_Inu_dog_as_a_cryptocurrency_meme_token._The_Shiba_Inu_has_a_confident_and_playful_expression_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302027/original/031341800_1753970046-Gemini_Generated_Image_8k5rmv8k5rmv8k5r.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)