Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat layanan wealth management dengan menghadirkan beragam pilihan investasi global bagi nasabah. Kali ini, BRI menggandeng Batavia Prosperindo Aset Manajemen untuk menyediakan akses ke berbagai produk reksa dana berbasis dolar Amerika Serikat (USD) yang dapat diakses dengan mudah melalui super app BRImo maupun jaringan Unit Kerja BRI.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam memperluas pilihan investasi bagi nasabah di tengah dinamika pasar global yang terus berkembang. Melalui layanan ini, nasabah tidak hanya memperoleh kemudahan berinvestasi secara digital, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berpartisipasi pada berbagai peluang investasi di pasar internasional.
BACA JUGA:BRI Hadirkan Fitur Toggle di BRImo: Nabung Emas Otomatis Saat Transfer, Mulai Rp10 Ribu
BACA JUGA:Tak Cuma Soal Dana, Ini 5 Hal Penting yang Perlu Disiapkan Menjelang Pensiun
Tiga Produk Reksa Dana USD Hadir di BRImo
Melalui kerja sama tersebut, BRI menghadirkan tiga produk reksa dana, yakni Batavia China Sharia Equity USD, Batavia Technology Sharia Equity USD, dan Batavia USD Bond Fund. Ketiga produk tersebut menawarkan karakteristik investasi yang berbeda, mulai dari eksposur pada sektor-sektor pertumbuhan di China dan industri teknologi global hingga instrumen obligasi pemerintah berbasis dolar USD.
Batavia China Sharia Equity USD berinvestasi pada saham-saham perusahaan di China, termasuk Hong Kong SAR dan Taiwan, dengan fokus pada tema pertumbuhan jangka panjang seperti artificial intelligence (AI), robot humanoid, pemulihan konsumsi, serta rantai pasok kendaraan listrik.
Sementara itu, Batavia Technology Sharia Equity USD memberikan eksposur kepada perusahaan-perusahaan sektor teknologi dan komunikasi global yang menjadi bagian penting dari perkembangan ekonomi digital. Adapun Batavia USD Bond Fund berinvestasi pada obligasi pemerintah berbasis USD dengan strategi durasi jangka pendek untuk membantu menjaga volatilitas portofolio tetap terukur.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259641/original/026730600_1781508861-ASABRI_2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540726/original/026076100_1774789410-Chief_Operating_Officer__COO__Danantara__Dony_Oskaria-29_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8059657/original/098652300_1780903535-Menteri_Perdagangan__Mendag__Budi_Santoso-_8_Juni_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8059621/original/040499800_1780903490-Menteri_Perdagangan__Mendag__Budi_Santoso-8_Juni_2026a.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382999/original/069219700_1760612391-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)