• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai Hari Ini (10/6), Simak Rincian Harganya

    Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai Hari Ini (10/6), Simak Rincian Harganya

    REI: Kenaikan Suku Bunga Rentan Menekan Properti Non-Subsidi

    REI: Kenaikan Suku Bunga Rentan Menekan Properti Non-Subsidi

    Harga Pertamax Melonjak Rp 3.950 per Liter, Pertalite Tetap Rp 10.000

    Harga Pertamax Melonjak Rp 3.950 per Liter, Pertalite Tetap Rp 10.000

    Industri Nikel Sambut Positif Pembatalan Penerapan Gross Split untuk Minerba

    Industri Nikel Sambut Positif Pembatalan Penerapan Gross Split untuk Minerba

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai Hari Ini (10/6), Simak Rincian Harganya

    Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai Hari Ini (10/6), Simak Rincian Harganya

    REI: Kenaikan Suku Bunga Rentan Menekan Properti Non-Subsidi

    REI: Kenaikan Suku Bunga Rentan Menekan Properti Non-Subsidi

    Harga Pertamax Melonjak Rp 3.950 per Liter, Pertalite Tetap Rp 10.000

    Harga Pertamax Melonjak Rp 3.950 per Liter, Pertalite Tetap Rp 10.000

    Industri Nikel Sambut Positif Pembatalan Penerapan Gross Split untuk Minerba

    Industri Nikel Sambut Positif Pembatalan Penerapan Gross Split untuk Minerba

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Austindo Nusantara (ANJT) Akan Fokus pada Produk CPO dan Industri Makanan di 2025

Austindo Nusantara (ANJT) Akan Fokus pada Produk CPO dan Industri Makanan di 2025

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-03
0

Austindo Nusantara (ANJT) Akan Fokus pada Produk CPO dan Industri Makanan di 2025

wmhg.org – JAKARTA. Tak bisa dipungkiri, bisnis hasil perkebunan tak akan lekang oleh waktu lantaran permintaannya yang tidak akan pernah habis. Peluang tersebut pun berusaha ditangkap oleh PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT).

Didirikan pada tahun 1993, perusahaan ini dulu bernama Austindo Teguh Jaya (ATJ). Perusahaan pun mengubah nama menjadi Austindo Nusantara Jaya pada tahun 1998.

Pada tahun 2012, perseroan mulai fokus pada kelapa sawit, sambil mengembangkan agrobisnis baru yang berbasis tanaman pangan lainnya.

Praktik agronomi, inovasi, dan efisiensi juga digunakan untuk mengembangkan usaha agribisnis baru, khususnya dalam pemanenan dan pengolahan sagu dan sejumlah sayuran lain.

Austindo pun memutuskan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2013. Kala itu, ANJT menawarkan 10% dari total saham perseroan kepada publik.

Saat ini, ANJT memiliki fokus bisnis di bidang agribisnis, jasa keuangan, kesehatan, dan energi terbarukan. Sayangnya, perseroan belum fokus untuk ikut berkontribusi sepenuhnya dalam program B40 di tahun 2025.

Meskipun begitu, Austindo tak menampik adanya sentimen positif dari kebijakan B40 terhadap industri sawit, baik domestik maupun global.

Direktur Keuangan ANJT, Nopri Pitoy mengatakan, kebijakan B40 yang rencananya diterapkan tahun ini diperkirakan akan meningkatkan permintaan minyak kelapa sawit alias crude palm oil (CPO) hingga 2 juta ton per tahun di dalam negeri.

“Akibat peningkatan kebutuhan CPO dalam negeri, harga acuan CPO pada semester II 2024 kemarin telah naik mencapai lebih dari US$ 1.000 per ton atau sekitar lebih dari MYR 5.000 per ton,” ujarnya kepada Kontan beberapa waktu lalu.

Meskipun produk sawit ANJT ditunjukkan untuk industri makanan, kondisi tersebut memberikan dampak positif terhadap kinerja perseroan. Yaitu, terjadinya peningkatan harga jual rata-rata alias average selling price (ASP) CPO sejak awal semester II tahun lalu.

Hingga akhir September 2024, ASP CPO meningkat 6,2% secara tahunan alias year on year (YoY) menjadi US$ 787 per ton. Pada periode sama tahun 2023, ASP CPO ada di level US$ 741 ton.

ASP palm kernel (PK) alias inti sawit juga melonjak 27,1% YoY, dari US$ 364 per ton di akhir September 2023 menjadi US$ 463 per ton di akhir September 2024. Kenaikan ASP ini menjadi katalis positif bagi profitabilitas perusahaan yang meningkat 1.197,5% YoY di akhir kuartal III 2024.

“Peningkatan profitabilitas terjadi di tengah penurunan volume produksi akibat cuaca ekstrim di beberapa area operasional,” ungkapnya.

Melansir laporan keuangan, ANJT mencatatkan total pendapatan sebesar US$ 168,4 juta per kuartal III 2024, turun sebesar 5,1% YoY. Penyebab utama penurunannya adalah penurunan pendapatan dari segmen kelapa sawit.

Per kuartal III 2024, 97,3% dari pendapatan konsolidasi ANJT berasal dari penjualan produk-produk kelapa sawit. Sementara, 2,7% sisanya berasal dari pendapatan konsesi jasa serta penjualan edamame dan pati sagu.

Meskipun pendapatan turun, tetapi laba bersih perseroan tercatat naik. ANJT mencatatkan laba bersih sebesar US$ 1,49 juta per kuartal III 2024. Raihan ini naik 145,6% YoY dibandingkan laba bersih sebesar US$ 610,30 ribu pada periode yang sama tahun lalu.

Hal tersebut terutama disebabkan oleh harga CPO yang lebih tinggi dan penurunan biaya untuk pemeliharaan jalan dan pupuk untuk tanaman menghasilkan.

Di tahun 2025, ANJT pun berencana untuk meningkatkan produktivitas perkebunan. Perseroan meningkatkan dosis pupuk untuk memperbaiki nutrisi tanah, terutama di perkebunan yang terdampak El Nino pada tahun 2023-2024.

Langkah tersebut membantu pertumbuhan vegetatif, perkembangan akar dan bunga, serta kualitas buah. Pengaplikasian pupuk juga dilengkapi dengan pupuk kompos untuk menjaga struktur dan kelembaban tanah, terutama di perkebunan yang rentan terhadap kekeringan.

Saat ini, ANJT memiliki tiga fasilitas pengomposan dan berencana membangun dua lagi dalam beberapa tahun ke depan.

“Kami juga fokus pada program keberlanjutan bagi pemasok buah luar, termasuk petani plasma dan independen, untuk menjaga ketersediaan buat berkualitas baik,” paparnya.

Dengan sejumlah inisiatif tersebut, ANJT pun menargetkan produksi tandan buah segar (TBS) dari kebun inti meningkat sekitar 10% pada tahun 2025, jika dibandingkan dengan tahun 2024.

Ditambah dengan pembelian TBS dari eksternal, ANJT pun menargetkan produksi CPO tumbuh sekitar 15% di tahun ini.

Jumlah produksi untuk tahun 2024 memang belum keluar. Jadi, sebagai gambaran, ANJT mencatatkan produksi TBS sebesar 577.567 ton dari perkebunan inti per kuartal III 2024, turun 11,8% YoY.

Produksi CPO sebesar 185.641 ton per kuartal III 2024, turun 12,5% YoY. Sementara itu, produksi PK turun sebesar 6,4% YoY menjadi 36.428 ton di akhir September 2024. Produksi minyak inti sawit alias palm kernel oil (PKO) juga turun 15,6% YoY menjadi 915 ton.

“Kami berharap, peningkatan volume produksi dapat mendorong pertumbuhan kinerja finansial. Meskipun tantangan masih ada, seperti cuaca esktrim, fluktuasi harga CPO, hingga perubahan regulasi pemerintah,” katanya.

Meskipun tidak secara langsung berkontribusi ke program B40, tetapi ANJT mendukung penuh kebijakan tersebut untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan (EBT).

Hal itu sejalan dengan target ESG perseroan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil hingga 20% dan meningkatkan portofolio EBT hingga di atas 60% pada tahun 2025.

Menurut Nopri, ANJT telah mengurangi penggunaan bahan bakar fosil sebesar 17,8% hingga akhir 2023, jika dibandingkan tahun 2017. Sebesar 43% energi yang digunakan pun sudah berasal dari energi terbarukan.

“Pencapaian ini menempatkan ANJT pada jalur yang tepat untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mencapai target net zero carbon pada tahun 2030,” ungkap Nopri.

Melansir RTI, harga saham ANJT parkir di level Rp 710 per saham pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (3/1). Dalam lima tahun terakhir, saham ANJT sudah turun 11,25%.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Catcrs 2024: Membangun Kembali Kepercayaan Pengguna di Era Multi-Chain

Catcrs 2024: Membangun Kembali Kepercayaan Pengguna di Era Multi-Chain

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Menperin Sarmuji Minta Penguatan Industri Dilakukan Lintas Kementerian

Menperin Sarmuji Minta Penguatan Industri Dilakukan Lintas Kementerian

2026-10-04
Pemerintah Minta Perusahaan Sawit Tiru PalmCo PTPN soal Ini

Pemerintah Minta Perusahaan Sawit Tiru PalmCo PTPN soal Ini

2025-05-13
Siasat ESDM Tekan Impor Minyak Mulai 2027

Siasat ESDM Tekan Impor Minyak Mulai 2027

2026-09-30
Harga Emas Antam Dijual Lebih Murah 3 Oktober 2026, Cek Rinciannya

Harga Emas Antam Dijual Lebih Murah 3 Oktober 2026, Cek Rinciannya

2026-10-04
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Sempat Melonjak, Harga Emas Mendadak Anjlok Hari Ini

Sempat Melonjak, Harga Emas Mendadak Anjlok Hari Ini

2026-10-04
Harga Emas Antam Dijual Lebih Murah 3 Oktober 2026, Cek Rinciannya

Harga Emas Antam Dijual Lebih Murah 3 Oktober 2026, Cek Rinciannya

2026-10-04
Rincian Harga Emas Pegadaian 3 Oktober 2026: Antam, Galeri24, dan UBS Turun

Rincian Harga Emas Pegadaian 3 Oktober 2026: Antam, Galeri24, dan UBS Turun

2026-10-04
BRI Dukung Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Dorong Atlet Raih Prestasi Terbaik

BRI Dukung Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Dorong Atlet Raih Prestasi Terbaik

2026-10-04

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
CEO Bitget: Rp 6,9 Triliun Dana Kripto yang Dicuri Sulit Dipulihkan

CEO Bitget: Rp 6,9 Triliun Dana Kripto yang Dicuri Sulit Dipulihkan

2026-10-04
0
Perusahaan Kripto Kembali Dapat Suntikan Modal Besar, tapi Ada yang Berubah

Perusahaan Kripto Kembali Dapat Suntikan Modal Besar, tapi Ada yang Berubah

2026-10-04
0
3 Altcoin yang Layak Dipantau Awal Oktober 2026

3 Altcoin yang Layak Dipantau Awal Oktober 2026

2026-10-04
0
Analis Prediksi XRP Bakal Naik Fantastis, Bidik Harga hingga US$ 30

Analis Prediksi XRP Bakal Naik Fantastis, Bidik Harga hingga US$ 30

2026-10-04
0
SMBC Nikko Gandeng Uniswap Bangun Platform DeFi di Jepang

SMBC Nikko Gandeng Uniswap Bangun Platform DeFi di Jepang

2026-10-04
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Sempat Melonjak, Harga Emas Mendadak Anjlok Hari Ini

Sempat Melonjak, Harga Emas Mendadak Anjlok Hari Ini

2026-10-04
Harga Emas Antam Dijual Lebih Murah 3 Oktober 2026, Cek Rinciannya

Harga Emas Antam Dijual Lebih Murah 3 Oktober 2026, Cek Rinciannya

2026-10-04

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.