Jakarta – Perusahaan-perusahaan kripto kembali menghimpun dana dalam jumlah besar. Namun, investor kini tidak lagi memberikan valuasi premium secara merata seperti pada periode sebelumnya.
Dikutip dari CoinMarketCap, Sabtu (3/10/2026), platform pasar prediksi Kalshi dikabarkan tengah mencari pendanaan US$ 1 miliar dengan valuasi US$ 40 miliar. Angka tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan valuasinya pada Mei lalu.
BACA JUGA:Changpeng Zhao: Dari Jeruji Besi AS Hingga Kembali Jadi Raja Kripto Dunia
BACA JUGA:Analis Prediksi XRP Bakal Naik Fantastis, Bidik Harga hingga US$ 30
Sementara itu, Blockchain.com bersiap melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) dengan potensi valuasi US$ 6 miliar. Nilai tersebut jauh di bawah valuasi US$ 14 miliar yang pernah diraihnya saat periode booming kripto sebelumnya.
Perbedaan tersebut semakin terlihat pada perusahaan yang menjadikan aset digital sebagai bagian dari strategi perbendaharaan. Dari 20 perusahaan kripto terbesar dalam kategori ini, hanya empat yang sahamnya masih diperdagangkan di atas nilai aset kripto yang dimiliki.
/2026/03/08/1389890413.jpg)
/2025/10/29/950026807.jpg)
/2025/03/07/402152646.jpg)
/2022/08/04/2004827106.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364237/original/002877100_1790939125-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_16.43.44.jpeg)







:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5332650/original/077346000_1756525484-Gemini_Generated_Image_j4ny4uj4ny4uj4ny.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364400/original/036212400_1790962540-SMBC_Headquarters_with_Japanese_Flag__1_.jpg)