• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Maret 16, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Draf Perpres Ojol Disebut-sebut Bakal Pangkas Komisi Jadi 10%, Maxim Buka Suara

    Draf Perpres Ojol Disebut-sebut Bakal Pangkas Komisi Jadi 10%, Maxim Buka Suara

    PHRI Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Akomodasi Ilegal

    PHRI Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Akomodasi Ilegal

    RKAB 2026 Disetujui, Vale (INCO) Pastikan Operasi dan Investasi Berlanjut

    RKAB 2026 Disetujui, Vale (INCO) Pastikan Operasi dan Investasi Berlanjut

    Asperssi Ungkap Volume Produksi & Penjualan Semen di 2025 dan Proyeksi untuk 2026

    Asperssi Ungkap Volume Produksi & Penjualan Semen di 2025 dan Proyeksi untuk 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Draf Perpres Ojol Disebut-sebut Bakal Pangkas Komisi Jadi 10%, Maxim Buka Suara

    Draf Perpres Ojol Disebut-sebut Bakal Pangkas Komisi Jadi 10%, Maxim Buka Suara

    PHRI Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Akomodasi Ilegal

    PHRI Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Akomodasi Ilegal

    RKAB 2026 Disetujui, Vale (INCO) Pastikan Operasi dan Investasi Berlanjut

    RKAB 2026 Disetujui, Vale (INCO) Pastikan Operasi dan Investasi Berlanjut

    Asperssi Ungkap Volume Produksi & Penjualan Semen di 2025 dan Proyeksi untuk 2026

    Asperssi Ungkap Volume Produksi & Penjualan Semen di 2025 dan Proyeksi untuk 2026

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Asing Catat Net Sell, Ini Saham-Saham yang Menekan IHSG pada Perdagangan Rabu (19/2)

Asing Catat Net Sell, Ini Saham-Saham yang Menekan IHSG pada Perdagangan Rabu (19/2)

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-02-20
0

Asing Catat Net Sell, Ini Saham-Saham yang Menekan IHSG pada Perdagangan Rabu (19/2)

wmhg.org – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok ke zona merah pada perdagangan Rabu (19/2). IHSG ditutup melemah 1,14% atau turun 78,68 poin ke level 6.794,86. 

Tekanan jual datang dari aksi jual oleh investor asing. Pada Perdagangan Rabu (19/2) saja, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 1,13 triliun di seluruh pasar. 

Sepanjang tahun berjalan ini atau year to date (ytd), net sell investor asing mencapai Rp 9,5 triliun di seluruh pasar. Investor asing terpantau melego saham-saham big caps.

Berdasarkan data RTI, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham yang paling banyak dijual investor asing. Net sell asing di BBCA mencapai Rp 4,48 triliun. 

Padahal, BBCA merupakan saham dengan kapitalisasi terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sehingga tekanan pada saham bank dengan logo cengkeh ini turut mempengaruhi IHSG. 

Secara year to date, BBCA telah terkoreksi 7,49% ke posisi Rp 8.950 per saham pada Rabu (19/2). Pelemahan BBCA telah menggerus IHSG sebesar 47,17 poin.

Pelemahan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga menjadi penekan pergerakan IHSG. Secara year to date, BMRI sudah anjlok 9,21% dengan net sell sebesar Rp 2,71 triliun. 

Koreksi pada saham BMRI ini telah mengurangi 46,44 poin terhadap pergerakan IHSG sepanjang tahun berjalan ini. 

Tekanan paling besar datang dari saham PT Barito Renewables Energy (BREN) yang mengurangi 98,22 poin.

VP President Marketing, Strategy and Planning Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi mengatakan saham dengan kapitalisasi pasar atau market cap memang berdampak pada pergerakan IHSG. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), kapitalisasi sektoral terbesar adalah dari Keuangan mencapai 29,9% terhadap IHSG. Artinya, sensitivitas IHSG dipengaruhi saham perbankan.

Sehingga jika saham-saham lima besar dengan kapitalisasi pasar tertinggi di BEI berbalik arah, ini akan berkorelasi positif pada pergerakan IHSG, jelas Audi kepada Kontan, Rabu (19/2). 

Audi menjelaskan tekanan pada saham-saham perbankan ini disebabkan oleh raihan kinerja keuangan emiten yang kurang sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar. 

Kinerja dan ekspektasi keuangan menjadi indikator penting oleh asing, terlebih narasi higher for longer untuk BI Rate dikhawatirkan menekan perbankan, katanya. 

Investment Analyst Infovesta Advisori Ekky Topan menambahkan walaupun hanya ada satu saham dengan kapitalisasi pasar besar yang menguat, dampaknya terhadap IHSG sangat minim. 

Kenaikan IHSG yang lebih solid umumnya terjadi jika sektor keuangan mulai pulih, mengingat bobot sektor perbankan dalam IHSG sangat dominan, ucap dia. 

Sekalinya investor asing melakukan pembelian, saham yang diburu investor asing tidak memiliki bobot besar. Sepanjang tahun berjalan ini, IHSG ditopang oleh saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

GOTO sudah menguat 14,29% secara ytd sehingga berkontribusi sebesar 21,98 poin. Namun pada periode yang sama, asing justru mencatatkan net sell pada GOTO sebesar Rp 1,38 triliun. 

Terutama GOTO, yang meskipun mengalami kenaikan signifikan, masih memiliki bobot yang relatif kecil dibandingkan dengan saham big caps lainnya, kata Ekky. 

Asing tercatat melakukan net buy paling besar di saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebesar Rp 389,81 miliar. Kemudian saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) net buy Rp 337,88 miliar. 

Ekky mengatakan karena itu, IHSG masih sulit untuk naik secara signifikan selama saham unggulan di sektor perbankan dan pertambangan masih dalam tekanan.

Potensi Inflow Asing Kembali

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menambahkan dibutuhkan alasan yang kuat untuk asing kenapa harus kembali ke pasar saham Indonesia. 

Belum ada alasan kuat, sementara sentimen secara global juga tidak mendukung. Mulai tensi geopolitik dan keputusan Donald Trump yang semakin merajalela, jelasnya. 

Menurutnya, pelaku pasar dan investor akan masuk secara bertahap dengan memperhatikan setiap momen yang ada. Terlebih, di dalam negeri sentimennya juga sedang tidak baik karena ada efisiensi anggaran. 

Namun diharapkan kalau ada beberapa program andalan pemerintah dapat berjalan dengan baik dan hasilnya mulai terlihat, maka bisa menjadi sentimen pemanis bagi IHSG. 

Selain itu pemangkasan tingkat suku bunga diharapkan juga dapat menjadi katalis positif, meskipun hal tersebut tidak terjadi dalam waktu dekat, ucap Nico. 

Audi menambahkan dana aliran asing bisa kembali masuk lagi dengan deras ketika stabilitas ekonomi makro Indonesia, termasuk pertumbuhan PDB dan inflasi terjaga serta penguatan rupiah. 

Tak hanya itu, pemangkasan suku bunga lebih cepat dari perkiraan pasar, hal ini mendorong investor asing mencari alternatif aset yang memberikan return lebih besar.

Tensi perang tarif dagang yang mereda sehingga mendorong kepercayaan pasar pada ekonomi dan mengalihkan ke dalam high risk aset, ucap Audi. 

Dari beberapa saham yang menjadi pemberat dan mendorong IHSG, Audi merekomendasikan beli BBCA dengan target Rp 10.400. Dia juga menyarankan trading buy BREN dan GOTO dengan masing-masing target harga Rp 7.850 dan Rp 91. 

Sementara, Ekky menjagokan saham BBRI  dengan target Rp 4.900-Rp 5.000. Saham pilihan Nico jatuh pada BBCA, BMRI, PANI, BREN, GOTO, BBNI, BBRI dan RATU.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Pesan Khusus Megawati untuk Pramono-Rano: Jangan Abaikan Arahan Presiden Prabowo!

Pesan Khusus Megawati untuk Pramono-Rano: Jangan Abaikan Arahan Presiden Prabowo!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU

Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau

2026-03-16
Harga Meme Coin TRUMP Melonjak 60%, Ternyata Ini Penyebabnya

Harga Meme Coin TRUMP Melonjak 60%, Ternyata Ini Penyebabnya

2026-03-16
Konektivitas Bank DBS di Asia-Tiongkok Dukung Ekspansi Global Zhongce Rubber Lewat Pembiayaan Lintas Negara

Konektivitas Bank DBS di Asia-Tiongkok Dukung Ekspansi Global Zhongce Rubber Lewat Pembiayaan Lintas Negara

2026-03-14
Inflasi AS Stabil di 2,4%, Pasar Kripto Cermati Arah Kebijakan The Fed

Inflasi AS Stabil di 2,4%, Pasar Kripto Cermati Arah Kebijakan The Fed

2026-03-16
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Bank Danamon Buka 45 Cabang selama Libur Nyepi dan Idul Fitri 2026

Bank Danamon Buka 45 Cabang selama Libur Nyepi dan Idul Fitri 2026

2026-03-16
OJK: Debitur Bank yang Terlibat Tindak Pidana Perbankan Bisa Dipenjara

OJK: Debitur Bank yang Terlibat Tindak Pidana Perbankan Bisa Dipenjara

2026-03-16
Rupiah Berpotensi Tembus Rp 17.200 jelang Libur Idul Fitri 2026

Rupiah Berpotensi Tembus Rp 17.200 jelang Libur Idul Fitri 2026

2026-03-16
Jadi BRILink Agen, Perempuan di Merauke Ini Kembangkan Usaha Buka Minimarket dan Perbaiki Ekonomi Keluarga

Jadi BRILink Agen, Perempuan di Merauke Ini Kembangkan Usaha Buka Minimarket dan Perbaiki Ekonomi Keluarga

2026-03-16

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Agreement on Reciprocal Trade Jadi Pegangan Indonesia Hadapi Investigasi Perdagangan AS

Agreement on Reciprocal Trade Jadi Pegangan Indonesia Hadapi Investigasi Perdagangan AS

2026-03-16
0
Trump Siapkan Skema Refund Tarif Impor USD 166 Miliar

Trump Siapkan Skema Refund Tarif Impor USD 166 Miliar

2026-03-16
0
Dugaan Pungli Mudik Gratis Kendari, Wamenhub: Kita Telusuri!

Dugaan Pungli Mudik Gratis Kendari, Wamenhub: Kita Telusuri!

2026-03-16
0
Biaya Pemasaran Digital Mahal, Ini Strategi Bisnis Tetap Tumbuh di Tengah Ketatnya Kompetisi

Biaya Pemasaran Digital Mahal, Ini Strategi Bisnis Tetap Tumbuh di Tengah Ketatnya Kompetisi

2026-03-16
0
Laporan Liputan6.com dari Taiwan: Nostalgia di Hinoki Village

Laporan Liputan6.com dari Taiwan: Nostalgia di Hinoki Village

2026-03-16
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Bank Danamon Buka 45 Cabang selama Libur Nyepi dan Idul Fitri 2026

Bank Danamon Buka 45 Cabang selama Libur Nyepi dan Idul Fitri 2026

2026-03-16
OJK: Debitur Bank yang Terlibat Tindak Pidana Perbankan Bisa Dipenjara

OJK: Debitur Bank yang Terlibat Tindak Pidana Perbankan Bisa Dipenjara

2026-03-16

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.