• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

    Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

    Tarif AS 19% Tekan Ekspor Furnitur RI, HIMKI Ungkap Dampaknya

    Tarif AS 19% Tekan Ekspor Furnitur RI, HIMKI Ungkap Dampaknya

    Nasib Izin Tambang Emas Martabe Menunggu Putusan Pekan Ini, Ini Penjelasan PKH

    Nasib Izin Tambang Emas Martabe Menunggu Putusan Pekan Ini, Ini Penjelasan PKH

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

    Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

    Tarif AS 19% Tekan Ekspor Furnitur RI, HIMKI Ungkap Dampaknya

    Tarif AS 19% Tekan Ekspor Furnitur RI, HIMKI Ungkap Dampaknya

    Nasib Izin Tambang Emas Martabe Menunggu Putusan Pekan Ini, Ini Penjelasan PKH

    Nasib Izin Tambang Emas Martabe Menunggu Putusan Pekan Ini, Ini Penjelasan PKH

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » Pasar Kendaraan Niaga Lesu pada 2024, APM Tetap Optimistis Peluang Segmen Pick Up

Pasar Kendaraan Niaga Lesu pada 2024, APM Tetap Optimistis Peluang Segmen Pick Up

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-10-15
0

Pasar Kendaraan Niaga Lesu pada 2024, APM Tetap Optimistis Peluang Segmen Pick Up

wmhg.org – JAKARTA. Sepanjang tahun 2024, pasar kendaraan niaga di Indonesia mengalami penurunan yang signifikan.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales (pabrik ke dealer) untuk kendaraan pick up turun sebesar 21% year on year (YoY) menjadi 74.045 unit pada periode Januari hingga September 2024.

Penurunan serupa juga terjadi pada truk, dengan penjualan turun 17% YoY menjadi 48.564 unit.

Secara keseluruhan, penjualan wholesales mobil nasional turun 16,2% YoY menjadi 633.218 unit hingga akhir kuartal III-2024.

Meskipun demikian, sejumlah agen pemegang merek (APM) tetap berusaha mencuil peluang di pasar ini, khususnya di segmen kendaraan pick up yang dapat menyasar berbagai segmen konsumen.

Ekspansi Toyota di Pasar Kendaraan Niaga

PT Toyota Astra Motor (TAM) tetap optimistis dengan pasar kendaraan niaga, khususnya melalui peluncuran All-New Hillux Rangga, medium pick up yang tersedia dalam varian mesin gasoline dan diesel, dengan harga mulai dari Rp 188,7 juta hingga Rp 304,5 juta.

Hillux Rangga memiliki keunggulan dalam fleksibilitas, dapat dimodifikasi menjadi berbagai bentuk kendaraan seperti ambulance, food truck, campervan, cool box, hingga transportasi umum.

Kami bekerja sama dengan 70 karoseri lokal untuk mendesain Hillux Rangga yang sesuai kebutuhan konsumen atau pelaku usaha, kata Henry Tanoto, Vice President Director Toyota Astra Motor, Selasa (15/10)

Henry Tanoto mengatakan bahwa Hillux Rangga dapat menjadi solusi bagi pasar kendaraan niaga di tengah tantangan perlambatan ekonomi nasional. Toyota menargetkan penjualan 400 hingga 500 unit per bulan.

Saat ini, beberapa korporasi besar seperti PT Sayap Mas Utama (Wings Group), PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), dan Serasi Autoraya telah menjadi pelanggan pertama Hillux Rangga.

Kinerja Suzuki dan Daihatsu di Tengah Perlambatan Pasar

Sementara itu, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga merasakan dampak dari kondisi ekonomi yang kurang stabil, yang mempengaruhi penjualan kendaraan niaga.

Penjualan wholesales pick up andalan Suzuki, New Carry turun 31,23% yoy menjadi 22.091 unit hingga September 2024.

Meskipun demikian, Suzuki berusaha meningkatkan penjualan dengan menjaga loyalitas konsumen melalui masukan dari para pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas New Carry.

Di sisi lain, Daihatsu tetap mengandalkan Gran Max Pick Up (PU) di segmen kendaraan niaga. Meski penjualan di segmen 4×2 low pick up mengalami penurunan 17,1% YoY, penurunan penjualan Gran Max PU sendiri hanya sebesar 4% YoY menjadi 31.564 unit.

Sekitar 15% pembeli Gran Max PU berasal dari konsumen fleet yang memesan kendaraan dalam jumlah besar untuk kebutuhan armada operasional.

Tri Mulyono, Marketing & Customer Relations Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation, mengatakan bahwa Gran Max PU banyak digunakan di sektor-sektor seperti pertanian, perikanan, peternakan, dan bahan bangunan.

Daihatsu optimistis penjualan Gran Max PU akan meningkat dalam tiga bulan terakhir 2024.

Secara keseluruhan, para APM tetap optimistis dengan peluang di segmen kendaraan pick up meski dihadapkan pada tantangan ekonomi yang tengah melanda Indonesia.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Kisah Pengusaha Jambu di Kudus yang Sukses Naik Kelas Berkat Pemberdayaan BRI

Kisah Pengusaha Jambu di Kudus yang Sukses Naik Kelas Berkat Pemberdayaan BRI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
OJK – Kementerian PKP Bentuk Satgas Percepatan 3 Juta Rumah

OJK – Kementerian PKP Bentuk Satgas Percepatan 3 Juta Rumah

2026-04-14
Menteri Ara: Penguasaan Aset Negara oleh Pihak Lain Bakal Ditindak

Menteri Ara: Penguasaan Aset Negara oleh Pihak Lain Bakal Ditindak

2026-04-17
Beli Handphone Baru di Tanah Suci, Jemaah Haji Wajib Daftar IMEI

Beli Handphone Baru di Tanah Suci, Jemaah Haji Wajib Daftar IMEI

2026-04-18
Bursa Kripto Grinex Menangguhkan Operasi Usai Serangan Siber

Bursa Kripto Grinex Menangguhkan Operasi Usai Serangan Siber

2026-04-18
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Melonjak Usai Cetak Rekor Tertinggi Dalam Sebulan

Harga Emas Hari Ini Melonjak Usai Cetak Rekor Tertinggi Dalam Sebulan

2026-04-18
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 April 2026: Termurah Rp 1,5 Jutaan

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 April 2026: Termurah Rp 1,5 Jutaan

2026-04-18
Harga Emas Antam Hari Ini 17 April 2026 Lebih Murah, Cek Rinciannya

Harga Emas Antam Hari Ini 17 April 2026 Lebih Murah, Cek Rinciannya

2026-04-18
Harga Emas 24 Karat Antam dan Pegadaian Kompak Turun Hari Ini 17 April 2026

Harga Emas 24 Karat Antam dan Pegadaian Kompak Turun Hari Ini 17 April 2026

2026-04-18

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Dunia Hari Ini Merosot, Investor Cermati Perkembangan Situasi AS-Iran

Harga Emas Dunia Hari Ini Merosot, Investor Cermati Perkembangan Situasi AS-Iran

2026-04-18
0
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 16 April 2026: UBS, Antam dan Galeri24 Kompak Melesat

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 16 April 2026: UBS, Antam dan Galeri24 Kompak Melesat

2026-04-18
0
Harga Emas Antam Hari Ini 16 April 2026 Lebih Murah Rp 5.000, Simak Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 16 April 2026 Lebih Murah Rp 5.000, Simak Rinciannya di Sini

2026-04-18
0
Cerita UMKM Susu Kambing Ras Farm, dari 1 Kambing Kini Miliki 100 Ekor Berkat Dukungan KUR BRI

Cerita UMKM Susu Kambing Ras Farm, dari 1 Kambing Kini Miliki 100 Ekor Berkat Dukungan KUR BRI

2026-04-18
0
BKN Sebut WFH ASN Efektif, Bakal Berlanjut sampai Kapan?

BKN Sebut WFH ASN Efektif, Bakal Berlanjut sampai Kapan?

2026-04-18
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Melonjak Usai Cetak Rekor Tertinggi Dalam Sebulan

Harga Emas Hari Ini Melonjak Usai Cetak Rekor Tertinggi Dalam Sebulan

2026-04-18
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 April 2026: Termurah Rp 1,5 Jutaan

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 April 2026: Termurah Rp 1,5 Jutaan

2026-04-18

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.