• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Selasa, Mei 5, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Pastikan Harga BBM Pertalite Tetap Stabil

    Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Pastikan Harga BBM Pertalite Tetap Stabil

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Pastikan Harga BBM Pertalite Tetap Stabil

    Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Pastikan Harga BBM Pertalite Tetap Stabil

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » Kebijakan EUDR jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Petani Sawit

Kebijakan EUDR jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Petani Sawit

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-10-07
0

Kebijakan EUDR jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Petani Sawit

wmhg.org – JAKARTA. Kebijakan Uni Eropa tentang Deforestasi (European Union Deforestation Regulation, (EUDR) yang seharusnya berlaku pada Desember 2024 menjadi sorotan utama berbagai kalangan, termasuk Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS).

Aktivis SPKS, Marcel Andry menekankan pentingnya peran EUDR dalam membantu perbaikan tata kelola sawit di Indonesia, khususnya bagi petani sawit skala kecil yang selama ini sering terpinggirkan.

Marcel melihat penerapan EUDR sebagai kesempatan penting untuk memperbaiki kesejahteraan petani sawit. Salah satu poin penting yang disorot adalah potensi pelibatan petani dalam rantai pasok global, terutama ke Uni Eropa. Dengan demikian, petani tidak hanya menjadi produsen semata, tetapi juga mendapatkan akses ke pasar yang lebih luas. 

Ia menekankan bahwa keterlibatan petani dalam rantai pasok global akan mendorong pembentukan harga yang lebih adil, yang selama ini menjadi masalah bagi petani sawit, khususnya yang tidak terhubung langsung dengan perusahaan besar yang menjadi pemasok ke pasar Eropa.

Namun, Marcel juga menggarisbawahi bahwa meski EUDR berpotensi besar, ada banyak tantangan dalam implementasinya. Salah satunya adalah bagaimana EUDR menuntut operator dan pusat-pusat supplier untuk memberikan dukungan berupa investasi, pelatihan, serta bantuan teknis bagi petani agar bisa memenuhi standar EUDR. 

Hal ini diakui sangat penting dalam melindungi dan memperkuat posisi petani di rantai pasok global. Namun, ia juga menyayangkan bahwa hingga saat ini dukungan yang diberikan, baik dari Uni Eropa maupun pemerintah Indonesia, masih minim.

Menurut Marcel, salah satu kelemahan utama dalam persiapan penerapan EUDR adalah tidak adanya fokus pada kesiapan petani. Banyak perdebatan yang berpusat pada transparansi sistem ketelusuran, privasi data deforestasi, dan isu-isu teknis lainnya, tetapi sedikit perhatian diberikan pada bagaimana mempersiapkan dan mendanai petani agar mampu mematuhi kebijakan ini. Ia menyayangkan bahwa pemerintah Indonesia belum sepenuhnya terlibat dalam mendukung petani sawit, terutama dalam hal pembiayaan dan bantuan teknis.

Salah satu narasi yang berkembang terkait kebijakan ini adalah anggapan bahwa petani sawit tidak siap untuk memenuhi standar EUDR. Namun, Marcel membantah hal ini dengan menegaskan bahwa ada petani yang telah melakukan persiapan, bahkan sebelum EUDR menjadi isu. Petani yang tergabung dalam SPKS, misalnya, telah sejak 2015 mulai memperkuat data dan pemetaan kebun-kebun mereka sebagai langkah awal untuk membangun sistem keberlanjutan.

Namun, ia menegaskan bahwa meski ada petani yang siap, kebijakan pemerintah yang lambat dalam mendukung mereka membuat upaya ini sering kali terhenti di tengah jalan. Kebijakan seperti Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) seharusnya menjadi alat penting untuk memperbaiki tata kelola sawit di Indonesia, tetapi implementasinya masih jauh dari harapan. Hal serupa juga terjadi dalam persiapan untuk EUDR, di mana regulasi dan dukungan yang ada belum memadai untuk mendorong petani agar dapat mematuhi kebijakan tersebut.

Marcel menyoroti bahwa waktu yang tersisa sebelum penerapan penuh EUDR pada Desember 2024 sebenarnya masih cukup untuk memperbaiki persiapan, baik dari pihak Uni Eropa maupun pemerintah Indonesia. Namun, ia mendesak agar fokus utama diskusi tidak hanya pada aspek regulasi dan ketelusuran, tetapi juga pada bagaimana mendukung petani secara finansial dan teknis. 

Hal ini termasuk memberikan panduan yang jelas dan memastikan bahwa petani memiliki akses ke dukungan yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan EUDR, katanya, Senin (7/10).

Dukungan ini, menurut Marcel, sangat penting agar petani sawit tidak hanya menjadi objek kebijakan, tetapi juga mendapatkan manfaat dari sistem keberlanjutan yang diterapkan. Ia juga menekankan bahwa pemerintah Indonesia perlu lebih proaktif dalam mendiskusikan hal ini dengan Uni Eropa dan memastikan bahwa petani sawit dilibatkan secara penuh dalam proses ini.

Salah satu isu utama yang menjadi perdebatan adalah transparansi dalam sistem ketelusuran yang diminta oleh EUDR. Marcel mendesak agar sistem yang transparan dan dapat diterapkan segera dibangun, dengan dukungan penuh dari pemerintah dan Uni Eropa. Sistem ini, menurutnya, harus dirancang sedemikian rupa sehingga petani tidak kesulitan dalam mematuhi aturan ketelusuran, dan pada saat yang sama memastikan bahwa mereka tidak dirugikan dalam proses tersebut.

Penundaan kebijakan EUDR memang masih menjadi perdebatan, tetapi SPKS menekankan bahwa kebijakan ini adalah kesempatan besar untuk memperbaiki tata kelola sawit di Indonesia, khususnya di tingkat petani. Namun, agar potensi ini dapat terwujud, diperlukan dukungan penuh dari pemerintah, baik dalam hal pembiayaan maupun bantuan teknis. 

Dukungan ini sangat penting untuk memastikan bahwa petani sawit tidak hanya mematuhi kebijakan EUDR, tetapi juga mendapatkan manfaat penuh dari akses ke pasar yang lebih luas dan berkelanjutan, pungkasnya.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
KPK OTT Pejabat di Kalimantan Selatan, Nurul Ghufron Bilang Begini

KPK OTT Pejabat di Kalimantan Selatan, Nurul Ghufron Bilang Begini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Bea Keluar dan Windfall Tax Nikel Dikaji, Tarif Masih Digodok

Bea Keluar dan Windfall Tax Nikel Dikaji, Tarif Masih Digodok

2026-05-05
Buntut Damkar Kena Prank Debt Collector Pinjol, AFPI Berhentikan Keanggotaan PT TIN

Buntut Damkar Kena Prank Debt Collector Pinjol, AFPI Berhentikan Keanggotaan PT TIN

2026-05-05
Investasi Proyek Sampah Jadi Listrik Bernilai Jumbo, Segini Besarannya

Investasi Proyek Sampah Jadi Listrik Bernilai Jumbo, Segini Besarannya

2026-05-05
Kondisi Terkini Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Kondisi Terkini Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

2026-05-05
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Dana Murah BRI Tembus Rp1.000 Triliun, Efisiensi Cost of Fund Turun ke 2,3%

Dana Murah BRI Tembus Rp1.000 Triliun, Efisiensi Cost of Fund Turun ke 2,3%

2026-05-05
Prospek Harga Emas: Analis Terbelah, Ini Faktor Penentunya

Prospek Harga Emas: Analis Terbelah, Ini Faktor Penentunya

2026-05-05
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 4 Mei 2026: UBS, Antam hingga Galeri24 Kompak Stagnan

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 4 Mei 2026: UBS, Antam hingga Galeri24 Kompak Stagnan

2026-05-05
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 4 Mei 2026: Cek Rinciannya di Sini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 4 Mei 2026: Cek Rinciannya di Sini

2026-05-05

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Donald Trump Hapus Tarif Scotch Whisky Usai Kunjungan Raja Charles

Donald Trump Hapus Tarif Scotch Whisky Usai Kunjungan Raja Charles

2026-05-05
0
Kabar Menkeu Purbaya Dirawat, Wamenkeu Juda Agung Beri Penjelasan

Kabar Menkeu Purbaya Dirawat, Wamenkeu Juda Agung Beri Penjelasan

2026-05-05
0
Buntut Damkar Kena Prank Debt Collector Pinjol, AFPI Berhentikan Keanggotaan PT TIN

Buntut Damkar Kena Prank Debt Collector Pinjol, AFPI Berhentikan Keanggotaan PT TIN

2026-05-05
0
Ekonom: Satgas PHK dan Perlindungan Ojol Bisa Perkuat Ekonomi, Asal Tak Bebani Bisnis

Ekonom: Satgas PHK dan Perlindungan Ojol Bisa Perkuat Ekonomi, Asal Tak Bebani Bisnis

2026-05-05
0
Satgas PHK Harus Jadi Problem Solver di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Satgas PHK Harus Jadi Problem Solver di Tengah Tekanan Ekonomi Global

2026-05-05
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Dana Murah BRI Tembus Rp1.000 Triliun, Efisiensi Cost of Fund Turun ke 2,3%

Dana Murah BRI Tembus Rp1.000 Triliun, Efisiensi Cost of Fund Turun ke 2,3%

2026-05-05
Prospek Harga Emas: Analis Terbelah, Ini Faktor Penentunya

Prospek Harga Emas: Analis Terbelah, Ini Faktor Penentunya

2026-05-05

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.