Jakarta – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan, Indonesia berpeluang mulai mengurangi impor bawang putih pada 2027. Langkah tersebut sejalan dengan program peningkatan produksi dalam negeri guna mengejar target swasembada bawang putih.
Swasembada bawang putih diperkirakan dapat dicapai dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Karena itu, pengurangan impor akan dilakukan secara bertahap seiring meningkatnya produksi domestik.
BACA JUGA:Penjelasan Mahasiswa UGM soal Ricuh Diskusi Budiman Sudjatmiko, Nusron dan Sudaryono
BACA JUGA:Wamentan Ungkap Tantangan Swasembada Bawang Putih
BACA JUGA:Diskusi di UGM Berujung Ricuh, Wamen Sudaryono: Kami Datang untuk Berdialog
Saya kira paling tidak mulai pertengahan tahun depan sudah ada pengurangan dari kuota impor yang ada. Kita perkirakan enggak besar sih, ujar Sudaryono di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Ia menjelaskan, upaya tersebut didukung program penanaman bawang putih yang mulai dijalankan pada 2026. Pemerintah menyiapkan bantuan benih senilai Rp 75 juta per hektare untuk lahan seluas 5.000 hektare pada tahap awal.
Sebagian hasil panen nantinya akan dikumpulkan kembali sebagai benih untuk diperbanyak dan didistribusikan ke petani lainnya. Setelah ketersediaan benih mencukupi, penanaman akan dilakukan secara lebih luas dan serentak.
Begitu bibitnya cukup langsung ditanam serempak. Pembenihannya ini yang memang sekarang masih membutuhkan waktu. Tapi kalau dilihat dari rencana yang disiapkan itu eksponensial, jadi naik sedikit demi sedikit, tuturnya.



/2025/07/14/1115202590.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875742/original/093303000_1719401842-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261007/original/080183600_1781673033-Menteri_Koperasi__Ferry_Juliantono-17_Juni_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263343/original/027457000_1781885353-a623d3e7-4c78-48f4-81d1-da023e2e7401.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)