Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melaporkan, industri pengolahan nonmigas tercatat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus memberikan kontribusi besar terhadap produk domestik bruto (PDB) dan investasi sepanjang tahun 2025.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), industri pengolahan nonmigas mencatat pertumbuhan sebesar 5,17 persen sepanjang Triwulan I–III 2025. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 5,01 persen.
BACA JUGA:Waspada Diembargo Negara Lain, Industri Pertahanan Indonesia Harus Mandiri
BACA JUGA:Cara Brand Fesyen Lokal Raup Cuan dari Penjualan Jelang Ramadan
BACA JUGA:Produksi 2 Pipa Terbesar di Indonesia Pecahkan Rekor MURI
BACA JUGA:Menperin: Industri Makanan dan Minuman Jadi Kontributor Terbesar ke PDB Manufaktur
“Pertumbuhan industri manufaktur nasional mencapai 5,17 persen atau meningkat sebesar Rp92,16 triliun secara tahunan. Ini menunjukkan industri manufaktur masih menjadi penggerak utama perekonomian Indonesia,” ujar Agus dalam acara Business Matching Pati Ubi Kayu, di Gedung Kemenperin Widya Chandra, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, nilai tambah industri pengolahan nonmigas atas dasar harga konstan meningkat dari Rp1.783,17 triliun pada 2024 menjadi Rp1.875,33 triliun pada periode yang sama di 2025. Kinerja ini mempertegas daya tahan sektor manufaktur di tengah dinamika ekonomi global.
Selain tumbuh positif, kontribusi industri manufaktur terhadap PDB nasional juga tergolong besar. Sepanjang Triwulan I–III 2025, sektor ini menyumbang 17,27 persen atau setara Rp3.051,58 triliun terhadap PDB nasional atas dasar harga berlaku.
“Kontribusi yang signifikan ini menegaskan bahwa industri pengolahan nonmigas masih menjadi tulang punggung struktur ekonomi nasional,” kata Agus.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/09/02/1600387136.jpg)
/2025/10/17/1921234742.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3397779/original/072950500_1615352732-000_94J2LB.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5417384/original/001790400_1763531633-Chief_Investment_Officer__CIO__Danantara_Pandu_Sjahrir-19_nov_2025.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4517931/original/084292300_1690545179-QRIS-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5244922/original/072045700_1749267953-Foto_Ilustrasi_DBS__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5452615/original/086379400_1766411046-Kepala_Departemen_Kebijakan_Makroprudensial_BI__Solikin_M._Juhro.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3279574/original/001681300_1603787899-20201027-Pemprov-DKI-Belum-Putuskan-Konsep-Kepemilikan-Rumah-Susun-Pasar-Rumput-ANTONIUS-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467328/original/054445200_1767872286-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5457547/original/055326500_1767005788-1__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4286137/original/052645000_1673269901-Jakarta_berada_di_peringkat_ke-89_terbaik_di_dunia_2023-HERMAN_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1308848/original/001411100_1470395135-20160805-Pedagang-Daging-Sapi-Jakarta--Angga-Yuniar4.jpg)