Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026 di Istana Negara. Ia menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Sebelum ditunjuk sebagai Menteri Keuangan periode 2024-2029, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menjadi perhatian. Hal ini di tengah tantangan menjaga defisit di bawah 3% dan pembiayaan sejumlah program prioritas pemerintah.
BACA JUGA:Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, IHSG Menguat Usai Pelantikan
BACA JUGA:Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu, Prabowo Minta Jaga Keuangan Negara
BACA JUGA:Prabowo Reshuffle Menkeu, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
BACA JUGA:Prof Sua, Sapaan Pegawai Kemenkeu untuk Suahasil Nazara
BACA JUGA:Ini Alasan Pegawai Kemenkeu Riuh Tepuk Tangan Sambut Suahasil Nazara
Di sisi lain, pengalaman Suahasil Nazara sebagai Wakil Menteri Keuangan dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dinilai sebagai modal kuat untuk melanjutkan kebijakan di Kementerian Keuangan terutama kebijakan fiskal.
Selain itu, ia juga dinilai dapat menjaga keberlanjutan untuk pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 dan mengamankan APBN 2026.
Adapun optimisme terhadap Suahasil Nazara akan dinilai terutama dalam menjaga APBN 2026 dan kredibilitas APBN 2027, memperkuat penerimaan negara serta membiayai program prioritas tanpa meningkatkan risiko fiskal.
Arahan Khusus
Setelah pelantikan, Suahasil mengaku mendapatkan arahan khusus untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara.
Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara. Artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut, ujar Suahasil, Senin, 14 September 2026.
Suahasil menuturkan, APBN harus mampu menjalankan program-program prioritas pemerintah. Karena itu, dia menekankan pentingnya menjaga APBN tetap sehat dan kredibel.
Untuk itu kita akan melakukan dengan Kementerian Keuangan yang selama ini sudah bekerja dengan sangat-sangat keras, akan melanjutkan menjaga keuangan negara tersebut menjadi APBN yang nantinya bisa menumbuhkan dan APBN yang juga bisa betul-betul menstabilkan ekonomi Indonesia, ujar dia.
Pastikan Jaga DefisitÂ
Suahasil Nazara juga memastikan akan tetap menjaga defisit APBN di bawah 3%. Defisit akan tetap di bawah 3 persen, ujar dia.
Suahasil juga menegaskan efisiensi anggaran tetap menjadi bagian dari pengelolaan APBN. Namun, efisiensi menurut dia, tidak semata-mata berarti memangkas belanja.
Efisiensi itu adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal, yang, output yang kemudian bermanfaat bagi masyarakat, kata Suahasil.
Suahasil: Ini Kelanjutan, Bukan Perubahan
Ia juga memastikan pergantian menteri keuangan bukan berarti arah kebijakan secara keseluruhan.
Ketika Suahasil ditanya mengenai potensi gejolak pasar menyusul pergantian Menteri Keuangan, Ia mengatakan pasar memiliki mekanismenya sendiri. Namun, menurut Suahasil, pergantian tersebut seharusnya dipandang sebagai kelanjutan pekerjaan Kementerian Keuangan.
Tapi menurut saya, ini bukan perubahan yang, ini adalah kelanjutan saja, bukan perubahan. Kelanjutan, teman-teman juga tahu saya selama ini juga di dalam Kementerian Keuangan. Jadi kita akan terus bekerja, kita akan terus melanjutkan menjaga keuangan negara dengan cara yang akan lebih baik. Demikian, terima kasih teman-teman media, mohon dukungannya, ujar Suahasil.
Ia mengatakan dirinya selama ini sudah berada di lingkungan Kementerian Keuangan sehingga proses transisi dapat dilanjutkan dengan baik.
Transisi pasti harus kita koordinasikan dengan baik, dan setelah ini saya akan kembali ke Kementerian Keuangan dan kita akan melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan seperti biasa, kata dia.
/2026/05/26/298353930.jpg)
/2023/07/28/610119775.jpg)
/2026/05/26/57172035.jpg)
/2026/05/26/1028204233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348322/original/019519300_1789435568-WhatsApp_Image_2026-09-14_at_22.52.17__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349550/original/040991000_1789533261-ChatGPT_Image_Sep_16__2026__11_33_03_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349194/original/028145900_1789477848-1000442806.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309011/original/063278500_1785214678-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__07_13_04_AM.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349146/original/027677800_1789474662-DBS_Singapore_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313336/original/086824700_1785634470-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_33_41_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)