Jakarta – Upaya pemungutan suara awal untuk mendorong Clarity Act atau Rancangan Undang-Undang (UU) Clarity atau RUU Clarity supaya selangkah lebih dekat menjadi undang-undang gagal di tengah penentangan dari Partai Demokrat. Hal ini terkait kekayaan kripto Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang sangat besar.
Mengutip the block, Selasa, (16/9/2026), Senat AS gagal meloloskan rancangan undang-undang (RUU) itu ke tahap berikutnya karena tidak mencapai ambang batas 60 suaran yang diperlikan.
BACA JUGA:Demokrasi AS Merosot ke Level Terendah dalam 50 Tahun
BACA JUGA:Trump Alihkan Bantuan Militer Rp 921 Miliar dari Eropa dan Timur Tengah ke Amerika Latin
BACA JUGA:Perang Iran Kuras Stok Amunisi AS
BACA JUGA:Mengenal Umar Kremlev, Elite Rusia yang Ikut Biayai Pernikahan Putra Trump
Beberapa anggota Senat dari Partai Demokrat yang sebelumnya mungkin masih bimbang termasuk Kirsten Gillibrand, Catherine Cortez Masto, Angela Alsobrooks, Cory Booker dan Mark Warner, yang pada akhirnya memberikan suara menolak.
Dalam sebuah pernyataan tak lama setelah pemungutan suara, Warner mengatakan, RUU yang memungkinkan presiden memperoleh keuntungan pribadi dari industri kripto tidak dapat dilanjutkan.
Kami hampir menyelesaikan beberapa masalah paling pelik terkait penegakan hukum dan keamanan nasional, namun pada akhirnya, kegagalan untuk mengatasi konflik kepentingan mendasar ini membuat saya tidak mungkin mendukung kelanjutan RUU tersebut, ujar Warner dalam pernyataannya.
Itulah sebabnya saya memberikan suara menolak hari ini,” ia menambahkan.
Senator Cynthia Lummis (Partai Republik dari Wyoming), perancang utama RUU tersebut, sempat menyebut momen ini sebagai situasi sekarang atau tidak sama sekali menjelang pemungutan suara untuk mengakhiri perdebatan (cloture vote) dalam sebuah unggahan di X.
Aturan ini bertujuan menciptakan kerangka kerja federal komprehensif yang pertama bagi industri kripto. Namun, selama setahun terakhir, upaya ini terhambat oleh perselisihan yang belum usai antara bank dan perusahaan kripto terkait stablecoin, serta kekhawatiran yang terus berlanjut mengenai aktivitas keuangan ilegal.
Menjelang pemungutan suara, anggota Senat dari Partai Republik merilis versi revisi Clarity Act yang memuat ketentuan baru mengenai protokol keuangan non-desentralisasi, tetapi revisi tersebut tidak banyak mengubah aspek yang menjadi salah satu kekhawatiran terbesar Demokrat: etika.
Kekayaan kripto Trump telah membengkak hingga mencapai ratusan juta dolar, yang terkait dengan World Liberty Financial dan memecoin TRUMP miliknya.
/2026/05/26/298353930.jpg)
/2025/04/04/2125923608.jpg)
/2026/03/12/473856549.jpg)
/2023/07/28/610119775.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349550/original/040991000_1789533261-ChatGPT_Image_Sep_16__2026__11_33_03_AM.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4969825/original/097625600_1728995617-20241015_164816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515324/original/038648100_1772170585-Maybank_Indonesia_office.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349146/original/027677800_1789474662-DBS_Singapore_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)