Jakarta – Pengangkatan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan dinilai dapat menenangkan pasar karena pemerintah memilih figur internal yang memahami kebijakan fiskal. Dosen dan Peneliti FEB UGM Wisnu Setiadi Nugroho menilai pengalaman Suahasil dapat menjaga kontinuitas ketika pembahasan RAPBN 2027 berlangsung dan APBN 2026 masih harus diamankan.
Wisnu menilai Suahasil tidak membutuhkan masa adaptasi panjang karena menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak 2019 dan sebelumnya memimpin Badan Kebijakan Fiskal. Pengalaman tersebut membuat kesinambungan kebijakan fiskal menjadi faktor penting bagi pasar.
BACA JUGA:Pengusaha Harap Suahasil Nazara Jaga Kepastian Kebijakan Fiskal
BACA JUGA:Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Tegaskan Komitmen Jaga Keuangan Negara
BACA JUGA:Bos Danantara Bakal Temui Suahasil Nazara Bahas Setoran BUMN
“Saya melihat ini pilihan yang menenangkan pasar. Pak Suahasil bukan orang baru di Kemenkeu,” ujar Wisnu Setiadi Nugroho kepada www.wmhg.org, Senin (14/9/2026).
Wisnu mengatakan, Suahasil ikut merancang dan menjalankan konsolidasi fiskal pascapandemi, termasuk mengembalikan defisit ke bawah 3%. Menurut dia, pemerintah sebaiknya mempertahankan arah besar kebijakan fiskal dan memperbaiki pola pengambilan keputusan agar lebih terukur.
Kemenkeu perlu kembali ke pola yang terukur dan konsisten, di mana setiap kebijakan besar keluar lewat kanal resmi dengan dasar perhitungan yang jelas,” kata Wisnu.
Wisnu menilai pemerintah perlu menjaga kepastian kebijakan karena pergantian Menteri Keuangan terjadi untuk kedua kalinya dalam satu tahun. Pergantian tersebut juga berlangsung dua minggu setelah Gubernur Bank Indonesia definitif baru dilantik pada 2 September 2026.
“Frekuensi setinggi ini sendiri merupakan sinyal yang dibaca investor, karena menyiratkan kursi Menkeu rentan terhadap dinamika jangka pendek,” tutur Wisnu.
/2026/05/25/188974398.jpg)
/2026/05/01/886842996.jpg)
/2021/05/05/950987725.jpg)
/2016/08/05/2067564038.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4885415/original/093729600_1720360488-WhatsApp_Image_2024-07-07_at_19.36.11.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343276/original/054770500_1788849780-email-attachment_2026_09_08_ariefhakim-at-klyid_ikuti-mandat-prabowo-subainto-bri-siapkan-akses-rekening-buat-masyarakat_1000434366.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1831245/original/091913500_1515970872-B2_IMG_1432.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309010/original/038477600_1785214604-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__11_55_54_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740423/original/048222400_1707701835-fotor-ai-2024021283125.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303445/original/054894700_1754104360-Gemini_Generated_Image_r15ogjr15ogjr15o.jpg)