Jakarta – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Lippo Group membahas rencana pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi. Proyek ini ditujukan untuk mempercepat penyediaan hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sekaligus mendukung Program 3 Juta Rumah.
Diskusi strategis tersebut digelar oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di Jakarta, Kamis (19/2/2026). Pemerintah menargetkan proyek ini menjadi salah satu terobosan dalam mengatasi keterbatasan lahan dan kebutuhan hunian terjangkau di wilayah perkotaan.
BACA JUGA:Program Bedah Rumah Kementerian PKP Mulai Jalan Maret 2026
BACA JUGA:Menteri Maruarar Sirait Yakin BRI Biayai 60 Ribu Rumah Subsidi di 2026
BACA JUGA:BRI Targetkan Penyaluran KUR Perumahan Rp 8 Triliun pada 2026
Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan pelaksanaan peletakan batu pertama atau groundbreaking pada 8 Maret mendatang.
“Rencana 8 Maret kita akan lakukan groundbreaking di lokasi lahan Meikarta yang akan dibangun rusun subsidi. Ini bagian dari percepatan dan terobosan yang sedang kita lakukan,” ujar Menteri Ara dalam keterangan tertulis, Jumat (20/2/2026).
Ia menegaskan, pembangunan rusun subsidi di Meikarta diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan hunian vertikal yang terjangkau, terintegrasi, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
/2017/08/09/956820846.jpg)
/2024/06/07/911554146.jpg)
/2025/06/26/2058581996.jpg)
/2025/03/14/208030179.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4651321/original/012713000_1700126036-CPO_atau_Sawit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341346/original/058000800_1757310279-1000075378.jpg)





