Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sardewa membuka pintu bagi Pemerintah China untuk menerbitkan surat utang atau obligasi di Indonesia. Perbincangan ini terjadi saat Purbaya bertemu Menteri Keuangan China Lan Fo\’an di Amerika Serikat.
Purbaya mengizinkan keinginan Pemerintah Negeri Tirai Bambu itu. Namun, ia ingin juga ada timbal balik dari program ini.
BACA JUGA:Rupiah terhadap Dolar AS Ditutup Loyo, Prospek Obligasi jadi Pemicu
BACA JUGA:Pefindo Catat Mandat Surat Utang Rp 66,28 Triliun hingga Akhir Maret 2026
BACA JUGA:Obligasi Jadi Alternatif di Tengah Lesunya Pasar Saham
China juga bilang, \’Boleh enggak kami terbitkan bond di Indonesia?\’ Saya bilang boleh. Kita timbal balik kalau ada investor Indonesia yang mau beli bond China boleh juga, ungkap Purbaya di Kementerian Keuangan, Selasa (21/4/2026).
Purbaya mengatakan, Indonesia juga akan menerbitkan surat utang global berdenominasi renminbi (RMB) di China atau Panda Bond. Bunganya sebesar 2,3%.
Penerbitan Panda Bond melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendiversifikasi sumber pembiayaan global.
Salah satu perintah Bapak Presiden adalah melakukan diversifikasi sumber pembiayaan global, kata Purbaya.


/2025/10/06/1838782639.jpg)
/2025/10/22/1390853416.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976570/original/042706700_1441279137-harga-emas-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5204223/original/097954100_1745994907-IMG-20250430-WA0006.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5433099/original/004218300_1764834401-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-4_Desember_2025.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563080/original/090654600_1776846991-1000296431.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3354469/original/046829100_1611133736-20210120-PERTUMBUHAN-UANG-BEREDAR-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4924083/original/020178500_1724226549-Screenshot_20240821_140319_Samsung_Notes.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4448954/original/060147200_1685534946-20230531-Jadwal-KRL-Commuterline-Tallo-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562097/original/092106500_1776779128-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-21_April_2026b.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4412749/original/008778900_1683024969-20230502-Polemik-Impor-KRL-Bekas-Tallo-2.jpg)