Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak menerapkan kebijakan ekonomi yang anti pasar. Namun, ia mengingatkan mekanisme pasar dapat dimanipulasi oleh pihak yang memiliki kekuatan modal besar.
“Kita tidak anti pasar, tidak bisa kita anti pasar. Ekonomi didasarkan atas bergeraknya pasar, tapi pasar bisa dimanipulasi, pasar bisa dirusak, pasar bisa diatur oleh mereka yang menguasai modal besar,” kata Prabowo dalam pidatonya di Kompleks Parlemen, Jumat (14/8/2026).
BACA JUGA:Kontribusi Dividen BUMN 2026 Diprediksi Sentuh Rp 200 Triliun
BACA JUGA:BEI Ungkap Alasan IHSG Melonjak Setelah Pidato Prabowo
Menurut Prabowo, pemerintah membangun Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih untuk memperkuat posisi masyarakat dalam rantai pasok. Program tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan rakyat terhadap pihak yang memiliki kekuatan modal besar.
Hari ini kita telah berhasil mendirikan dan mengoperasikan 10 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. 3.300 di antaranya telah beroperasi secara optimal,” ujarnya.
Prabowo menargetkan sebanyak 30 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih telah berdiri dan beroperasi dengan baik pada akhir 2026.
Ia mengatakan keberadaan koperasi tersebut akan membuat negara memiliki kendali lebih besar terhadap rantai pasok sekaligus mencegah praktik yang dapat merugikan masyarakat.
Untuk pertama kali negara akan menguasai rantai pasok sendiri sehingga kita tidak bisa dipermainkan saudagar-saudagar yang hendak mempermainkan pasar,” tegasnya.
Prabowo juga menegaskan pemerintah akan menyalurkan barang-barang bersubsidi melalui Koperasi Merah Putih. Menurut dia, barang subsidi merupakan hasil penggunaan uang rakyat sehingga tidak seharusnya menjadi komoditas perdagangan.
Subsidi adalah uang rakyat, barang yang disubsidi, disubsidi oleh uang rakyat, untuk rakyat, dan bukan dagangan,” kata Prabowo.

/2026/04/26/306116906.jpg)
/2026/04/26/1688074765.jpg)
/2026/04/26/879645331.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4447080/original/018669100_1685440088-20230530-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5278126/original/055433400_1752054768-Sapna_Chadha__Vice_President__Southeast_Asia_and_South_Asia_Frontier__Google_Asia_Pacific__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1706767/original/094847500_1505126854-20170911-Tes-CPNS-HEL-4.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323879/original/088596300_1786678586-Prabowo_sidang_tahunan_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2972284/original/035160900_1574218221-DJI_0146.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4772207/original/018072400_1710400424-14_maret_2024-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4635089/original/050952500_1699055704-Peleburan_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6378171/original/022738000_1779253315-dbf7f328-6c3c-48f9-b4d0-a43fe0b30aad.jpeg)