Jakarta – Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) atau Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi, memperkirakan pertumbuhan ekonomi atau PDB global mencapai 2,9% pada 2026 dan 3% pada 2027.
Angka pertumbuhan ekonomi global tetap dipertahankan, sementara proyeksi 2027 direvisi turun dari 3,1% bila dibandingkan laporan Juni menjadi 3%.
BACA JUGA:Bank Indonesia-Kemenkeu Perkuat Sinergi Fiskal dan Moneter, Ini 5 Fokusnya
BACA JUGA:518 Pemda Go Digital, Airlangga Ungkap Retribusi Nontunai Tembus Rp 155 Triliun
Demikian terungkap dalam laporan OECD bertajuk OECD Economic Outlook, Interim Report September 2026, Kamis (24/9/2026).
Tekanan harga yang lebih kuat, pertumbuhan pendapatan riil yang lebih lemah, serta suku bunga yang lebih tinggi akan menahan momentum pertumbuhan dalam jangka pendek di banyak negara.
Namun, aktivitas terkait AI yang tetap kuat dan asumsi penurunan harga energi sejalan dengan harga kontrak berjangka tahun depan akan membantu aktivitas ekonomi kembali menguat hingga 2027.
Disebutkan, gangguan yang lebih berkepanjangan terhadap ekspor energi dari Timur Tengah atau guncangan pasokan akibat faktor cuaca dapat membebani pertumbuhan global.
Pergerakan harga minyak dan gas sangat bergantung pada durasi gangguan pasokan, sejauh mana produsen dan konsumen dapat melakukan penyesuaian, serta perkembangan geopolitik.
Harga energi dan pangan yang lebih tinggi akan menggerus daya beli rumah tangga, sementara gangguan pasokan minyak dan gas dapat membutuhkan waktu untuk dipulihkan bahkan setelah konflik benar-benar berakhir secara permanen.
OECD mengungkapkan, prospek pertumbuhan juga dapat melemah jika imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang kembali meningkat atau jika hasil investasi terkait AI tidak memenuhi ekspektasi. Kondisi tersebut berpotensi memicu penyesuaian kembali harga berbagai aset keuangan.
Sejauh ini, dampak ekonomi yang lebih luas dari guncangan akibat konflik di Timur Tengah berhasil diredam melalui berbagai penyesuaian pasokan.
Langkah tersebut mencakup pengalihan rute pengiriman minyak, tambahan pasokan energi dari luar kawasan Teluk, penggunaan cadangan minyak, serta peralihan ke sejumlah komoditas alternatif sebagai bahan baku.
Selain itu, berbagai negara kembali menerapkan langkah-langkah dukungan pemerintah yang bersifat diskresioner secara luas. Penurunan konsumsi yang cukup signifikan turut membantu menyeimbangkan kondisi pasar.
/2026/06/02/986617557.jpg)
/2026/05/25/915695055.jpg)
/2026/05/18/585199521.jpg)
/2025/12/07/1763972028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356777/original/050354700_1790220721-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_10.21.52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356062/original/039340300_1790152023-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_15.24.46.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355718/original/082858700_1790140478-1000451358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349514/original/042048300_1789531576-ChatGPT_Image_Sep_16__2026__11_05_46_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356434/original/048655800_1790167180-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_19.30.45.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6395418/original/051468300_1779270437-marques-thomas-9kLMhtpG0Bw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356435/original/065641400_1790167220-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_19.30.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301817/original/078982400_1784520745-Wakil_Menteri_Koordinator_Bidang_Pangan__Hanif_Faisol_Nurofiq-20_Juli_2026a.jpg)