Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menanggapi rencana reklasifikasi level pasar modal Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI). Reformasi pasar modal dipastikan tetap berjalan.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi menghormati pandangan MSCI dan terus melakukan pembenahan dan tindak lanjut atas berbagai masukan yang diberikan. OJK juga mencermati dan memberikan perhatian serius terhadap penilaian MSCI mengenai area-area yang masih memerlukan penyempurnaan ke depan.
BACA JUGA:Daftar 10 Perempuan Terkaya di Afrika 2026
BACA JUGA:MSCI Bakal Umumkan Status Pasar Saham Indonesia Juni 2027, Kenapa?
BACA JUGA:MMIX Kucurkan Investasi USD 6 Juta Buat Pabrik Popok Bayi
Kami meyakini pasar modal domestik tetap prospektif dan menarik. Hal ini didukung oleh fundamental perekonomian Indonesia yang terjaga, basis investor yang terus bertumbuh, valuasi saham yang kompetitif, dan kinerja fundamental emiten yang secara umum masih positif,” kata Friderica dalam keterangan resmi, Jumat (16/10/2026).
OJK menghormati independensi lembaga -lembaga penyedia indeks global, termasuk MSCI, serta menghargai setiap masukan yang diberikan oleh seluruh pemangku kepentingan.
Informasi, lembaga penyedia indeks global MSCI Inc. pada 15 Oktober 2026 lalu menyatakan akan memulai periode konsultasi atas proposal reklasifikasi status Indonesia menjadi standalone market.
Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyampaikan masukan yang disampaikan MSCI dalam pengumuman ini juga sejalan dengan Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia, termasuk dalam aspek penegakan hukum yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
“OJK berkomitmen untuk terus memperkuat penegakan hukum di sektor pasar modal dalam upaya menegakkan integritas pasar, dengan koordinasi dan sinergi yang efektif bersama seluruh pihak terkait,” kata Hasan.
Ke depan, OJK bersama SRO terus melanjutkan upaya konstruktif dengan lembaga-lembaga penyedia indeks maupun investor institusi global.
Upaya yang berkesinambungan tersebut dilakukan untuk memastikan otoritas Indonesia dapat mengkomunikasikan progress terkini reformasi pasar modal Indonesia. Serta memperoleh masukan dan rekomendasi kebijakan untuk penyempurnaan yang berkelanjutan.
/2026/06/04/605781479.jpg)
/2025/03/02/139327218.jpg)
/2026/05/21/1815365879.jpg)
/2025/07/14/1115202590.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579577/original/079405700_1778057267-7.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371919/original/008702900_1791854435-000_D2Z484J.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371761/original/067679800_1791804950-AP26285357585394.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374569/original/016920200_1792055353-1000474207.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374908/original/022115300_1792085537-PHOTO-2026-10-15-16-01-05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374906/original/068342700_1792084216-43e2bf09-4a46-4516-a3c2-b4f7a7b570dc.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4972595/original/083761400_1729246471-hangry_2.jpg)