Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan kerangka kebijakan dan mekanisme konsolidasi perbankan untuk memperkuat struktur industri keuangan nasional. Dalam proses tersebut, bank yang masuk kelompok berdasarkan modal inti (KBMI) 1 didorong mengevaluasi kondisi bisnis dan memperkuat permodalan, termasuk melalui konsolidasi.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menjelaskan, OJK menyatakan penguatan perbankan melalui konsolidasi merupakan agenda strategis yang perlu dijalankan secara terarah dan hati-hati.
BACA JUGA:Bos OJK Lapor Prabowo, Lanjutkan Reformasi Pasar Modal Indonesia
BACA JUGA:AEI: Evaluasi MSCI Jadi Momentum Pembenahan Pasar Modal Indonesia
Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan ketahanan serta daya saing bank di tengah perkembangan teknologi, percepatan digitalisasi, ketidakpastian ekonomi global, dan meningkatnya risiko serangan siber, kata dia dalam jawaban tertulis, dikutip Senin (19/10/2026).
OJK menilai bank-bank KBMI 1 masih memiliki ruang untuk memperkuat modal dan memperbesar skala usaha. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pertumbuhan organik maupun langkah anorganik, termasuk penggabungan usaha.
OJK juga telah menyampaikan imbauan penguatan fundamental dan konsolidasi kepada bank-bank KBMI 1 sejak akhir Oktober 2025. Setiap bank diminta mengevaluasi kinerja bisnis, permodalan, kualitas aset, tata kelola, model bisnis, serta prospek jangka panjangnya.
/2026/08/03/1887649803.jpg)
/2023/04/27/1632366693.jpg)
/2026/02/18/1346664671.jpg)
/2026/08/28/1217435868.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3337097/original/098406000_1609328704-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355223/original/047451100_1790085132-1000450937.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375537/original/049333800_1792153756-Citi_Logo_Ambiance.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532281/original/068580000_1628161372-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2358749/original/070880200_1536904477-afpprison.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302021/original/032085300_1753969488-Gemini_Generated_Image_jtk1w2jtk1w2jtk1.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)