Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkap adanya dugaan praktik deep state, atau negara dalam negara di internal Kementerian PU. Ia menyebut adanya pihak-pihak tertentu sekelas eselon I (direktur jenderal/dirjen) yang kebal hukum (untouchable) pasca menyalahi pemakaian anggaran.
Fenomena ini terjadi lantaran Kementerian PU merupakan salah satu instansi dengan alokasi anggaran jumbo. Lahan basah tersebut memancing para pejabat untuk melakukan tindak ilegal.
BACA JUGA:Menteri PU Bakal Evaluasi Rest Area di Tol Trans Jawa Usai Arus Balik Lebaran
BACA JUGA:Menteri PU dan Dirut Jasa Marga Pastikan Infrastruktur Jalan Tol Sangat Baik Hadapi Arus Balik
BACA JUGA:Gelar Halalbihalal, Menteri PU Bersilaturahmi dengan Jajaran Kementerian PU
Terus terang, saya hanya mau mengkonfirmasikan apa yang dikatakan pak Presiden Prabowo Subianto itu sangat-sangat benar. Deep state itu ada di semua kementerian, terutama PU. Kemarin teman media mengatakan kementerian yang basah, ini buktinya, kata Menteri PU dikutip dari SCTV, Selasa (31/3/2026).
Dody lantas membongkar kejanggalan yang terjadi di sekitarnya. Ia mencontohkan adanya pengumpulan dana senilai Rp 300 juta pada 2022, untuk diberikan kepada kerabatnya yang meninggal dunia pada 2025.
Jadi banyak teman-teman saya yang melebihi malaikat Izroil. Dia udah tahu kok, dia mengumpulkan dana 2022 untuk yang meninggal di 2025. Dan itu oleh yang melakukan audit dianggap biasa, bukan masalah besar, ucap dia.
Ia pun tidak dapat membendung kegeramannya saat menerima laporan dugaan penyimpangan anggaran di Kementerian PU. Menteri PU menciduk keanehan lantaran laporan dalam bentuk PowerPoint itu hanya berisi 2-3 lembar saja.
Kok saya merasa enggak nyaman baca power point-nya itu. Ada sedikit yang menggelitik saya, yang kemudian saya minta lengkapnya, ungkap dia.
Menurut saya pribadi sih banyak keanehan. Jadi boleh dibilang, yang diomongin dari awal tuh hampir semua enggak terbukti. Enggak ada perzinahan, perselingkuhan, walaupun buktinya ada. Pokoknya hampir semua enggak ada, apalagi ngomongin tipikor, tegasnya.
/2025/09/05/1983514634.jpg)
/2026/02/05/2066631370.jpg)
/2025/05/09/1153526562.jpg)
/2025/03/02/139327218.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3074154/original/078799300_1583926230-20200311-SPT-2020-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537754/original/037324300_1774438747-1000271973.jpg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881264/original/019311900_1719914456-20240702-Mall_Pelayanan_Publik-HER_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508696/original/058250100_1771586403-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-20_Februari_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3955588/original/090119900_1646713189-20220308-Harga-Bensin-AS-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468580/original/049228800_1767958127-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian__Airlangga_Hartarto-_9_Januari_2026-1.jpg)