Jakarta – Perusahaan-perusahaan telah mengeluarkan dana hingga USD 4 juta atau Rp 69,01 miliar (asumsi kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.250) untuk memindahkan kapal melalui Terusan Panama karena Selat Hormuz ditutup. Otoritas Terusan Panama menyebutkan, sebuah langkah yang telah menciptakan pergeseran besar dalam arus perdagangan global.
Mengutip laman abcnews.com, Minggu (25/4/2026), meskipun biasanya jalur melalui perairan tersebut dikenakan tarif tetap melalui reservasi, perusahaan tanpa reservasi dapat menyeberang dengan membayar biaya tambahan dalam lelang untuk slot, yang diberikan kepada penawar tertinggi daripada menunggu berhari-hari di lepas pantai Kota Panama.
BACA JUGA:Israel Dukung Panama Hadapi China di Tengah Tuduhan Penahanan Kapal
BACA JUGA:China Sindir Amerika Serikat Sindir lewat Unggahan Video AI
BACA JUGA:China Kecam Pembongkaran Monumen di Terusan Panama
Harga tersebut telah melonjak dalam beberapa minggu terakhir karena Iran dan Amerika Serikat telah mempersempit jalur pelayaran utama, Selat Hormuz, dan permintaan untuk slot tersebut telah meroket. Kapal-kapal semakin sering melewati Terusan Panama karena pengiriman dialihkan dan pembeli membeli dari negara lain untuk menghindari perdagangan melalui jalur perairan Timur Tengah yang sekarang berbahaya.
Dengan semua pemboman, rudal, drone, perusahaan mengatakan lebih aman dan lebih murah untuk menyeberang melalui Terusan Panama, ujar pengacara dan analis di Kota Panama, Rodrigo Noriega.
“Semua ini memengaruhi rantai pasokan global.”
Sementara itu, Noriega mengatakan, pemerintah Panama “memaksimalkan pendapatan yang dapat diperoleh dari Terusan Panama.”
Harga rata-rata untuk melintasi terusan berkisar antara USD 300.000 atau Rp 5,17 miliar hingga USD 400.000 atau Rp 6,9 miliar tergantung pada kapal. Sebelumnya, untuk mendapatkan penyeberangan lebih awal, perusahaan akan membayar tambahan USD 250.000 atau Rp 4,3 miliar hingga USD 300.000. Dalam beberapa minggu terakhir, biaya tambahan rata-rata telah melonjak menjadi sekitar USD 425.000 atau Rp 7,3 milair.



/2015/01/07/659141067.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5353799/original/001546500_1758181680-AP25260711812553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557570/original/032632700_1776336196-IMG_3658.jpeg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5566404/original/035169000_1777182033-d2fe927c-b215-455b-adfc-f67bb55823ee.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976572/original/043059500_1441279137-harga-emas-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532293/original/061990200_1628161552-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5566018/original/076360000_1777105262-8344e6a4-511b-4fa2-a31c-1a719905b5a6.jpeg)