Jakarta – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menghentikan penyelidikan kriminal terhadap ketua the Federal Reserve (the Fed) Jerome Powell. Jaksa Agung Distrik Columbia, Jeanine Pirro pada Jumat, 24 April 2026 menuturkan, keputusan ini mengakhiri kebuntuan yang mengancam akan menunda pengesahan pengganti Powell di bank sentral.
Mengutip BBC, Sabtu (25/4/2026), pejabat senior Departemen Kehakiman AS telah menghubungi senator dalam beberapa hari terakhir, termasuk Senator Republik Thom Tillis yang duduk di Komite Perbankan Senat, untuk memberi tahu mereka tentang rencana menghentikan penyelidikan dan merujuk masalah mengenai dugaan pembengkakan biaya di kantor pusat Fed di Washington kepada pengawas internal bank, menurut sumber yang dikutip ABC News.
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Kembali Loyo Tersengat Penguatan Dolar AS
BACA JUGA:Harga Emas Melemah 6 Hari Beruntun, Kebijakan Fed dan Perang Iran Jadi Pemicu
BACA JUGA:Wall Street Anjlok, Dow Turun Tajam ke Level Terendah 2026
Inspektur Jenderal independen Fed melakukan audit biaya renovasi gedung pada 2021 dan Powell telah meminta pengawas untuk meninjau kembali proyek senilai USD 2,5 miliar atau Rp 43,13 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.250) Â tersebut tahun lalu.
Kantor inspektur jenderal mengatakan, mereka secara aktif berupaya menyelesaikan tinjauan, dan berharap dapat menyampaikan hasilnya kepada publik dan Kongres setelah selesai, menolak untuk berkomentar tentang jangka waktu penyelesaiannya.
Trump menyerukan agar The Fed menurunkan suku bunga setelah kembali menjabat tahun lalu, dan kemudian mulai mengemukakan gagasan untuk memecat Powell, sebuah langkah yang menurut sebagian orang bisa ilegal.
Di tengah serangan selama berbulan-bulan, ia menyebut Powell sebagai orang bodoh dan mengklaim ia melakukan pekerjaan yang buruk setelah seruannya yang berulang kali untuk menurunkan suku bunga diabaikan.



/2015/01/07/659141067.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2849793/original/011745700_1562754395-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493195/original/043069000_1770197217-Juru_Bicara_Kemenko_Perekonomian_Haryo_Limanseto-3.png)
/2026/02/24/829225423.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557570/original/032632700_1776336196-IMG_3658.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4456475/original/038630400_1686114901-20230607-RUU-PPRT-Faizal-6.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5566404/original/035169000_1777182033-d2fe927c-b215-455b-adfc-f67bb55823ee.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976572/original/043059500_1441279137-harga-emas-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532293/original/061990200_1628161552-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5566018/original/076360000_1777105262-8344e6a4-511b-4fa2-a31c-1a719905b5a6.jpeg)