Jakarta – Setelah sebelumnya melakukan misi dagang ke Perth, Osaka dan Belanda, PT Sarinah menegaskan kembali perannya sebagai platform strategis penghubung produk lokal Indonesia dengan pasar global melalui partisipasinya di Indonesia Pavilion yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026, dalam rangkaian World Economic Forum 2026 di Davos.
Direktur Utama PT Sarinah, Raisha Syarfuan menyampaikan kehadiran Sarinah di Davos merupakan bagian dari langkah terukur perusahaan dalam memasuki fase penguatan ekspor yang di mulai tahun 2026.
BACA JUGA:Top 3 News: Gus Yahya Klaim Konflik Internal PBNU Selesai Usai Pertemuan di Surabaya
BACA JUGA:Fasad Luar Sarinah Kebakaran di Minggu Malam, Manajemen Pastikan Mal Buka Seperti Biasa
BACA JUGA:Gedung Sarinah Beroperasi Normal Hari Ini 29 Desember 2025 Setelah Kebakaran
BACA JUGA:Papan Reklame di Sarinah Thamrin Terbakar, Api Sudah Berhasil Dipadamkan
“Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion World Economic Forum 2026 di Davos merupakan refleksi dari strategi kami untuk membawa produk lokal Indonesia masuk ke pasar global dengan pendekatan yang tepat sasaran. Tahun 2026 menjadi momentum penguatan ekspor Sarinah, di mana kami memastikan produk yang ditampilkan tidak hanya merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga merupakan manifestasi produk siap bersaing dan relevan dengan kebutuhan buyer internasional,” ujar Raisha, Sabtu (24/1/2026).
Dalam ajang ekonomi global tersebut, Sarinah menghadirkan lebih dari 30 merek lokal terkurasi yang dipresentasikan di Indonesia Pavilion, dengan pendekatan yang disesuaikan dengan selera, ekspektasi, dan standar pasar internasional. Kurasi dilakukan secara strategis dengan mempertimbangkan tren global, preferensi buyer, serta potensi komersialisasi jangka panjang.
Seluruh produk yang dibawa telah siap ekspor, baik dari sisi kualitas material, desain, konsistensi produksi, maupun pemenuhan standar pasar global.
Proses kurasi Sarinah dilakukan berbasis pemahaman mendalam terhadap kebutuhan dan perilaku buyer internasional, sehingga produk-produk yang dihadirkan tidak hanya kuat secara narasi budaya, tetapi juga kompetitif secara bisnis.
/2025/12/09/182562731.jpg)
/2025/07/30/1831788301.jpg)
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/09/02/1600387136.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2806419/original/068811000_1557917958-20190515-Impor-Daging-Beku-Naik-saat-Ramadan-ANGGA-6.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481180/original/027794800_1769080058-Raker_Komisi_XI_DPR_RI_dengan_Otoritas_Jasa_Keuangan__OJK_-2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480424/original/059633200_1769056058-Foto_1_.JPG.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369943/original/032417700_1476098428-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5342655/original/057756700_1757397640-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482999/original/031033400_1769314652-9562cdc2-e376-4f0d-9aa8-3199ad3851eb.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3259814/original/014290800_1602033336-34c3bb73-b113-4f07-b612-8f8955ea82a5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1308848/original/001411100_1470395135-20160805-Pedagang-Daging-Sapi-Jakarta--Angga-Yuniar4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3137583/original/087265500_1590562334-tiktok-5064078.jpg)