Jakarta – Kuota penyaluran LPG 3 kilogram (kg) tahun ini diproyeksikan jebol hingga 677 ribu ton. Kondisi ini memicu tambahan beban subsidi negara yang diperkirakan mencapai Rp 7,65 triliun.
Pakar energi dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Yayan Satyakti, menilai estimasi Kementerian ESDM dan Pertamina bahwa penyaluran LPG 3 kg mencapai 8,677 juta ton—atau 108,46% dari kuota APBN 2026 sebesar 8 juta ton—merupakan hal yang realistis. Pasalnya, hingga akhir Juli 2026, realisasinya sudah menyentuh 5,05 juta ton (63,1% dari kuota).
BACA JUGA:Kuota LPG 3 Kg Diprediksi Jebol, Ini Langkah Baru Kementerian ESDM
BACA JUGA:Selisih Harga Tinggi, Konsumsi Pertalite Tembus Kuota
BACA JUGA:Pemerintah Belum Bayar Utang Subsidi BBM-LPG Rp 166,84 Triliun ke Pertamina
BACA JUGA:Kuota LPG Subsidi Jebol, Pemerintah Siapkan Skema Batasi Konsumsi \’Gas Melon\’
Proyeksi jebol ini bukan skenario pesimistis, melainkan kelanjutan dari apa yang sudah berjalan, kata Yayan, Selasa (1/9/2026).
Ia menjelaskan, jika laju penyaluran tujuh bulan pertama rata-rata 0,72 juta ton per bulan dilanjutkan tanpa lonjakan konsumsi, hasil akhirnya tetap akan mencapai 8,66 juta ton. Dengan besaran subsidi Rp 11.300 per kg, kelebihan 677 ribu ton akan menambah beban anggaran sekitar Rp 7,65 triliun. Realisasi subsidi LPG 3 kg tahun ini pun berisiko membengkak menjadi Rp 98,1 triliun dari pagu awal Rp 90,4 triliun.
Sebagai gambaran, angka tambahan itu kira-kira setara dengan anggaran satu kementerian menengah dalam setahun, ujarnya.

/2023/05/14/264219921.jpg)
/2025/12/19/61195436.jpg)
/2025/05/16/900565566.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5169167/original/018830600_1742488396-KEK_Batang_4.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4834401/original/078687200_1715874903-WhatsApp_Image_2024-05-16_at_15.35.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262855/original/080771900_1781850637-YEN_1655100673.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805343/original/080058200_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013694/original/080364800_1651632347-000_329D9VK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4527216/original/053880700_1691248902-Kripto_9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)