Jakarta – Biro Statistik Nasional Tiongkok (NBS) melaporkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) negara itu tumbuh sebesar 5% dari tahun ke tahun (y-o-y) dan melampaui angka USD 25 triliun. Skala besar ini menjadikan Beijing sebagai jangkar ekonomi yang tak terbantahkan untuk seluruh dunia, dan terutama bagi Asia Selatan dan Tenggara.
Memang, sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia dan mitra dagang utama ASEAN sejak 2009, kesehatan ekonomi China secara langsung memengaruhi arah pertumbuhan regional, aliran investasi, dan stabilitas mata uang, kata Elev8 Analyst, Kar Yong Ang, dikutip Rabu (11/3/2026).
BACA JUGA:Nekat! Meski Jalur Terkepung Perang, Iran Kirim 11,7 Juta Barel Minyak ke China
BACA JUGA:China Pamer Robot Humanoid Canggih, Siap Bantu Manusia di Masa Depan
BACA JUGA:Pengadilan China Tangani 36.000 Kasus Korupsi pada 2025, Naik 22 Persen dari Tahun Sebelumnya
BACA JUGA:Arktik Memanas! NATO Luncurkan Misi “Arctic Sentry” Hadapi Rusia dan China
Bagi ASEAN-5 yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Thailand, ekonomi China lebih dari sekedar pasar eksternal, meainkan penentu fundamental stabilitas domestik. Pada tahun 2025, perdagangan bilateral Cina-ASEAN melampaui angka $1 triliun, ditandai dengan surplus rekor untuk Beijing.
Volume perdagangan individu menggarisbawahi saling ketergantungan ini:
- • Vietnam: USD 296 miliar
- • Malaysia: USD 192 miliar
- • Indonesia: USD 168 miliar
- • Thailand: USD 153 miliar
- • Filipina: USD 72 miliar
China tetap menjadi mitra dagang utama untuk masing-masing negara ini, biasanya menyumbang 15–25% dari ekspor mereka dan 20–35% dari impor mereka. Meskipun hubungan ini asimetris, itu tetap menguntungkan kedua belah pihak dalam setiap kasus.
Asia Tenggara mengekspor bahan baku dan barang setengah jadi ke China—nikel dan minyak sawit Indonesia, komponen elektronik Malaysia, produk pertanian Thailand, pakaian Vietnam, dan sumber daya Filipina, sambil mengimpor mesin berteknologi tinggi, elektronik, baja, dan barang konsumen.
Namun, ketergantungan timbal balik ini kini dihadapkan pada ujian besar, seiring dengan munculnya hambatan signifikan terhadap pertumbuhan China untuk tahun 2026. Sementara pertumbuhan PDB Asia melampaui kinerja pada tahun 2025 karena lonjakan investasi yang dipimpin oleh teknologi, momentum melambat seiring permintaan eksternal mendingin. Pada tahun 2026, pertumbuhan PDB untuk Asia (tidak termasuk China) diperkirakan meredup menjadi 3,4%.
Dua risiko utama mendominasi prospek 2026 yaitu krisis properti dan kelebihan kapasitas China yang berkelanjutan serta hubungan perdagangan AS-China yang tidak stabil, tutur dia.
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2025/07/29/892551915.jpg)
/2024/03/28/880123798.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5339437/original/044562600_1757057009-1000015599.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2824335/original/041767100_1560048960-20190608-Arus-Balik-Pemudik-Mulai-Padati-Tol-Trans-Jawa-IQBAL-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2327646/original/049800200_1534128587-Foto_Liputan6.com.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282582/original/062080800_1672910733-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529355/original/013183400_1773327457-IMG_0251.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5254460/original/079028500_1750124342-Bank_Mandiri.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528100/original/086055000_1773238557-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_20.27.55.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528113/original/009665700_1773239757-Jalan_Tol_Solo-Jogja-NYIA_Kulonprogo_segmen_Prambanan-Purwomartani_beroperasi_secara_fungsional-11_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513260/original/010116400_1772007770-006446100_1680078026-money-gbed170cd0_1920_1_.jpg)