Jakarta – Adopsi kecerdasan buatan atau AI kini menjadi kebutuhan mendesak dalam mengelola belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui katalog elektronik (e-katalog). Hal tersebut diungkap oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.
Menurut dia, AI berperan penting dalam transformasi katalog melalui fitur kurasi massal yang mampu memvalidasi ribuan produk dalam hitungan jam, serta mendeteksi adanya inkonsistensi data penyedia secara otomatis.
BACA JUGA:Bertemu Luhut, Kadin Minta Pemerintah Kasih \’Napas\’ untuk Dunia Usaha
BACA JUGA:Seskab Teddy Ungkap Isi Obrolan Empat Mata Prabowo dan Luhut
BACA JUGA:Luhut Yakin Selat Hormuz Tak Akan Ditutup Lama oleh Iran, Beberkan Alasannya
Kita harus menjadikan AI sebagai mitra. Dengan AI, validasi ribuan produk yang tadinya memakan waktu lama kini bisa selesai dalam hitungan jam sekaligus mendeteksi inkonsistensi secara otomatis, ujar Luhut dalam peluncuran master produk serta kick-off integrasi katalog elektronik dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) oleh LKPP di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Saya ingin e-katalog ini mengelola lebih dari 40 persen APBN atau sekitar Rp 1.800 triliun. Angka yang sangat besar ini juga menuntut kita untuk menjaga keamanan sistem dengan sangat ketat, tegas dia.
Sejalan dengan pembenahan kualitas data di sisi produk, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mengintegrasikan katalog elektronik dengan SIPD guna memangkas sekat birokrasi antara proses pengadaan dan pertanggungjawaban keuangan.
Integrasi ini merupakan jembatan digital yang menghubungkan seluruh proses secara end to end, mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, hingga pertanggungjawaban keuangan di tingkat daerah.
Dengan alur data yang saling terhubung, pemerintah daerah (pemda) kini dapat mengeliminasi duplikasi data dan proses rekonsiliasi manual yang seringkali menjadi hambatan birokrasi.



/2025/07/21/1090921824.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523299/original/026180000_1772800697-IMG_0755.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5565685/original/015970400_1777073651-WhatsApp_Image_2026-04-25_at_06.24.20.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494446/original/004987900_1770289836-Wakil_Menteri_Keuangan_Juda_Agung.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5573310/original/062516500_1777888921-IMG_4199.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5572666/original/009246600_1777864313-WhatsApp_Image_2026-05-04_at_09.41.03_1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571829/original/093118300_1777704198-AP26122040085377.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571309/original/088082300_1777615901-bur1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3977328/original/018204200_1648468441-FOTO.jpg)