Jakarta – Skema ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dinilai bakal memberikan keuntungan lewat pengelolaan devisa hasil ekspor (DHE). Langkah ini diklaim bakal turut memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, lantaran pemerintah tak lagi kesulitan untuk menarik kembali hasil transaksi ekspor ke bank-bank di dalam negeri.
Pengamat Pasar Modal Fendi Susiyanto mengatakan pemerintah selama bertahun-tahun telah berusaha meningkatkan arus DHE ke dalam negeri melalui berbagai instrumen regulasi, tapi belum berhasil.
BACA JUGA:Ekspor Kurma Ajwa Madinah Tembus 25 Negara
BACA JUGA:SMGR Resmikan Fasilitas Ekspor di Tuban, Bidik Pasar AS
BACA JUGA:Danantara Tegaskan DSI Bukan Ambil Alih Ekspor Sumber Daya Alam
Hal ini bisa dilihat dari pertumbuhan cadangan devisa di Bank Indonesia (BI) yang tidak mengalami pertumbuhan signifikan, sementara nilai ekspor berbagai komoditas terus melonjak.
Jika DHE ekspor komoditas ini bisa dikelola bank-bank dalam negeri tentunya BI juga bisa memiliki kemampuan lebih besar saat rupiah mengalami tekanan seperti saat ini. Indonesia harus berani mengambil kebijakan yang mendukung penguatan rupiah melalui aset-aset strategis seperti ekspor komoditas ini, bebernya, Rabu (17/6/2026).
Fendi mengutarakan, sektor komoditas sumber daya alam (SDA) merupakan aset strategis bagi perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, ekspor SDA menyumbang sekitar 60 persen dari total ekspor Indonesia.
Tiga komoditas ekspor terbesar meliputi batubara sekitar 8,65 persen, diikuti crude palm oil (CPO) sebesar 8,63 persen, dan ferro alloy sebanyak 5,82 persen.



/2022/07/27/157714445.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4008813/original/083938600_1651062764-20220427-Ganjil-Genap-Jakarta-Lebaran-1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4914548/original/067310600_1723299338-WhatsApp_Image_2024-08-08_at_16.33.36.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4903975/original/083900200_1722234391-Jokowi_IKN_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4660394/original/034348100_1700731917-Bank_Indonesia_2.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352154/original/097767500_1610959712-20210118-Emas-Antam-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219635/original/040174000_1747221146-20250514-Harga_Emas-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876293/original/006485300_1719462342-fotor-ai-20240627112341.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303845/original/091163900_1754130203-Gemini_Generated_Image_4fgq6p4fgq6p4fgq.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913279/original/044672700_1643034569-24_januari_2022-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983414/original/048746200_1730112225-fotor-ai-20241028174259.jpg)