Jakarta – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Papua kian meluas hingga mengganggu jalur transportasi udara. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat setidaknya ada 16 bandara yang kini terdampak gumpalan kabut asap pekat.
BACA JUGA:Top 3 Berita Hari Ini: Pariwisata Singapura Terdampak Kabut Asap dari Indonesia
BACA JUGA:Sumut Gelar Hujan Buatan untuk Atasi Kabut Asap
Akibat buruknya jarak pandang, sejumlah penerbangan dari dan menuju bandara-bandara tersebut berpotensi mengalami keterlambatan (delay), penundaan, hingga pembatalan jadwal terbang.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menegaskan bahwa pihaknya terus bersiaga memantau pergerakan kabut asap serta dampaknya terhadap operasional penerbangan di tanah Papua.
Berdasarkan laporan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X pada Kamis (15/10/2026), terdapat 16 bandar udara di wilayah kerjanya yang operasionalnya terdampak kabut asap akibat karhutla, ujar Lukman dalam keterangan resmi, Jumat (16/10/2026).
Lukman menjelaskan, sebaran kabut asap secara langsung memangkas jarak pandang (visibility) di area landasan pacu. Jika jarak pandang berada di bawah batas aman penerbangan, penundaan jadwal menjadi langkah yang tak terhindarkan.
Kondisi asap dapat menurunkan jarak pandang di sekitar bandar udara, sehingga berpotensi menyebabkan keterlambatan, penundaan, maupun pembatalan penerbangan. Setiap keputusan operasional penerbangan diambil dengan mengutamakan aspek keselamatan, tegasnya.
/2019/08/05/1615535358.jpg)
/2026/06/04/605781479.jpg)
/2025/03/02/139327218.jpg)
/2026/05/21/1815365879.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4282582/original/062080800_1672910733-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371919/original/008702900_1791854435-000_D2Z484J.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371761/original/067679800_1791804950-AP26285357585394.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4972595/original/083761400_1729246471-hangry_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579577/original/079405700_1778057267-7.jpg)