• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » ASRI Bukukan Marketing Sales Rp 3,16 Triliun pada 2024, Cek Rekomendasi Analis

ASRI Bukukan Marketing Sales Rp 3,16 Triliun pada 2024, Cek Rekomendasi Analis

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-24
0

ASRI Bukukan Marketing Sales Rp 3,16 Triliun pada 2024, Cek Rekomendasi Analis

wmhg.org – JAKARTA. Kinerja PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) diperkirakan ikut terdampak sentimen positif dari penurunan suku bunga dan sejumlah insentif di tahun 2025.

ASRI mencatatkan pendapatan pra penjualan alias marketing sales sebesar Rp 3,16 triliun sepanjang tahun 2024.

“Raihan tersebut melebihi target marketing sales tahun 2024 ASRI yang sebesar Rp 2,8 triliun,” ujar Corporate Secretary ASRI Tony Rudiyanto kepada Kontan, Rabu (22/1).

Secara rinci, kontribusi terbesar berasal dari penjualan proyek residensial yang menyumbang Rp 2,8 triliun ke marketing sales tahun lalu. Sisanya, sebesar Rp 345 miliar berasal dari penjualan proyek komersial.

Tony memaparkan, ASRI masih memfokuskan bisnis di penjualan produk real estate, seperti rumah, apartemen, dan ruko di tahun 2025. 

ASRI pun berencana meluncurkan beberapa produk baru di tahun ini. Di antaranya, cluster baru di Kawasan Sutera Rasuna dan cluster baru di Kawasan Suvarna sutera.

Selain itu, ASRI juga akan tetap mendorong penjualan inventory mereka. Sayangnya, perseroan belum bisa menyampaikan target marketing sales di tahun 2025 ini.

  ASRI Chart by TradingView

Analis Kanaka Hita Solvera Andhika Cipta Labora melihat, prospek kinerja ASRI pada tahun 2025 tampaknya akan membaik. Hal itu didorong oleh penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI) di awal tahun 2025. 

Selain itu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga sempat menyatakan berniat untuk menurunkan suku bunga. Sehingga, membuat The Fed berpeluang memangkas suku bunga juga. 

Meskipun bisa terdorong kinerjanya oleh penurunan suku bunga acuan, tetapi masih ada sentimen negatif yang membayangi sektor properti di tahun ini yang bisa berdampak ke kinerja ASRI.

“Walaupun suku bunga turun, daya beli masyarakat masih lemah, sehingga konsumen kemungkinan masih menahan diri untuk membeli rumah,”paparnya.

Melansir RTI, saham ASRI naik 6,72% sejak awal tahun alias year to date (YTD). Namun, sahamnya tercatat turun 11,18% dalam setahun terakhir.

Menurut Andhika, harga saham ASRI sudah jatuh dari bulan Oktober 2024, karena BI menahan suku bunga di akhir 2024. 

“Selain itu, kinerja keuangan menurun. Sehingga, kinerja sahamnya sangat mencerminkan kinerja perusahaan secara keseluruhan,” paparnya.

Andhika pun merekomendasikan buy on weakness untuk ASRI dengan target harga Rp 160 per saham.

”Pergerakan saham ASRI masih downtrend, akan tetapi sudah mulai ada sinyal reversal dilihat dari indicator MACD,” paparnya.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta melihat, kinerja fundamental ASRI sebenarnya masih mengecewakan.

Meskipun begitu, sejumlah sentimen positif bisa mendongkrak kinerja ASRI di tahun ini. Yaitu, penurunan suku bunga BI dan perpanjangan insentif PPN DTP.

“Penurunan suku bunga BI bisa memicu kenaikan permintaan kredit pemilikan rumah atau apartemen yang bisa mengerek marketing sales,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (24/1).

Di tahun ini, kinerja ASRI kemungkinan masih akan ditopang dari recurring income alias pendapatan berulang. Hal itu disebabkan bank tanah alias land bank perseroan yang tidak sebesar pesaingnya, seperti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).

Alhasil, Nafan pun merekomendasikan accumulative buy untuk ASRI dengan target harga terdekat Rp 153 per saham.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Heboh Video Call Prabowo-Megawati, KPK: Tak Terkait Kasus Hasto

Heboh Video Call Prabowo-Megawati, KPK: Tak Terkait Kasus Hasto

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Jumlah Kecelakaan Kerja Capai 462.241 Kasus di Sepanjang Tahun 2024

Jumlah Kecelakaan Kerja Capai 462.241 Kasus di Sepanjang Tahun 2024

2025-03-02
Mengunjungi Kawasan Industri Terpadu Batang yang Bakal Diresmikan Jokowi Hari Ini

Mengunjungi Kawasan Industri Terpadu Batang yang Bakal Diresmikan Jokowi Hari Ini

2024-07-26
Industri Tembakau Makin Tertekan, Penerimaan Negara Terancam

Industri Tembakau Makin Tertekan, Penerimaan Negara Terancam

2025-05-29
Prabowo Ngotot Garap Megaproyek Giant Sea Wall, Pakar: Bisa Rusak Laut dan Gusur Nelayan

Prabowo Ngotot Garap Megaproyek Giant Sea Wall, Pakar: Bisa Rusak Laut dan Gusur Nelayan

2025-06-17
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
0
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.