Jakarta – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tengah menggenjot jumlah peserta dan pekerja rentan di sektor informal. Ada diskon iuran hingga gerakan tingkat rumah tangga (RT) untuk memacu jumlah kepesertaan tersebut.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat berharap pekerja sektor informal bisa melakukan pendaftaran mandiri. Hal ini sebagai opsi lain disamping bantuan melalui pembiayaan pemerintah daerah maupun perusahaan.
BACA JUGA:Jaminan Sosial Jadi Benteng Keluarga Pekerja dari Jurang Kemiskinan
BACA JUGA:Pemerintah Kejar Target 10 Juta Pekerja Rentan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
BACA JUGA:Cek Saldo BPJSTK Aman dari Penipuan, Simak Caranya
Kita juga mendorong untuk kepesertaan mandiri dari pekerja rentan ini dengan pasti yang pertama adalah memanfaatkan adanya PP 50 tahun 2025 yang memberikan diskon (iuran) sebesar 50% sampai dengan akhir tahun ini, ucap Saiful usai Anugerah Paritrana Award 2026, di Plaza BPJamsostek, Jakarta, Jumat (8/5/2026).
Dia berharap, keringanan tersebut mampu menggugah kesadaran pekerja informal untuk ikut jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini ada sekitsr 6,7 juta peserta BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan pekerja rentan dari sektor informal.
Sejalan dengan itu, pihaknya juga membuat gerakan RT-RW Sadar Jamsos. Harapannya, sosialisasi masif pentingnya jaminan ketenagakerjaan bisa mencapai akar rumput.
Ini sebagai titik simpul terdepan yang akan mempermudah para pekerja rentan untuk mengakses layanan kami dan sekaligus ikut menjadi perserta kami dan ini juga akan membantu memberikan data-data kepada masing-masing pemerintah daerah, jelas dia.
Selain kami juga intens terus melakukan koordinasi, kolaborasi dengan seluruh pemerintahan daerah untuk lebih pasti meningkatkan bagaimana pekerja rentan ini bisa kita lindungi, kita tingkatkan dan sekaligus juga kita tambah coveragenya, imbuh Saiful.



/2024/03/03/1059739962.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5566375/original/024985600_1777178530-Nelayan-26_April_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3484415/original/045108700_1623842085-20210616-NERACA-DAGANG-RI-SURPLUS-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5576003/original/009479800_1778049364-Menperin_Agus_Gumiwang_Kartasasmita-6_Mei_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494209/original/030018800_1770281046-Menkeu_Purbaya_sidak_di_pabrik_baja_Tangerang-5_Februari_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282581/original/072799000_1672910732-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_1.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472768/original/072793100_1768375316-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5634507/original/052586600_1778234883-Menteri_Koordinator__Menko__Bidang_Pembangunan_Masyarakat__Muhaimin_Iskandar-8_Mei_2026c.jpg)