Jakarta – Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melemah pada perdagangan Kamis, (12/3/2026). Penurunan harga perak Antam hari ini mengikuti harga emas Antam dan harga perak dunia.
Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam susut Rp 2.100. Harga perak Antam kini ditetapkan Rp 53.300. Pada perdagangan kemarin, harga perak Antam di Rp 55.400.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini 12 Maret 2026 Anjlok Rp 45.000, Cek Rinciannya di Sini
BACA JUGA:Harga Perak Antam Hari Ini 11 Maret 2026 Melonjak Rp 700
Antam menawarkan perak batangan 250 gram, perak batangan 500 gram dan perak butiran murni 99,95%.
Sebelumnya, harga emas turun tipis pada perdagangan Rabu, 11 Maret 2026 (Kamis waktu Jakarta). Harga emas melemah didorong penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan kekhawatiran inflasi yang mmebayangi yang memperkuat harapan kenaikan suku bunga.
Mengutip CNBC, Kamis, 12 Maret 2026, harga emas di pasar spot turun 0,4% menjadi USD 5.169,02 per ounce pada pukul 13.33 ET (17.33 GMT) setelah menguat pada sesi sebelumnya. Kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman April ditutup merosot 1,2% menjadi USD 5.179,10.
Adapun indeks dolar AS naik tipis 0,4%. Mata uang AS lebih kuat membuat komoditas yang diharga dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
“Pasar emas tampaknya berada dalam tarik-ulur antara permintaan aset aman yang didorong oleh perang dan kekhawatiran atas suku bunga yang tinggi dalam jangka waktu lama,” ujar Vice President dan Senior Metals Strategis Zaner Metals, Peter Grant.
Emas secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian dan inflasi, tetapi menjadi kurang menarik ketika suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil.
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2025/07/29/892551915.jpg)
/2024/03/28/880123798.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507913/original/033474700_1771558036-Prabowo_Trump_Tanda_Tangan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5386206/original/040754400_1760959734-PT_Central_Finansial_X__CFX_.jpg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282582/original/062080800_1672910733-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529355/original/013183400_1773327457-IMG_0251.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5254460/original/079028500_1750124342-Bank_Mandiri.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528100/original/086055000_1773238557-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_20.27.55.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528113/original/009665700_1773239757-Jalan_Tol_Solo-Jogja-NYIA_Kulonprogo_segmen_Prambanan-Purwomartani_beroperasi_secara_fungsional-11_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513260/original/010116400_1772007770-006446100_1680078026-money-gbed170cd0_1920_1_.jpg)