Jakarta – Harga minyak dunia turun pada perdagangan Senin, (4/5/2026). Koreksi harga minyak terjadi seiring pelaku pasar menilai pengumuman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk “membebaskan” kapal-kapal yang terjebak karena penutupan Selat Hormuz. Hal ini di tengah ketegangan yang masih berlanjut antara Iran dan AS.
Mengutip CNBC, harga minyak mentah Brent turun 0,35% menjadi USD 107,77 per barel. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) susut 0,57% menjadi USD 101,31 per barel.
BACA JUGA:Iran Klaim Rudal Kapal Angkatan Laut AS, Washington Membantah
BACA JUGA:Trump Terima Proposal Damai Iran, Setuju Damai atau Lanjut Perang?
BACA JUGA:Rupiah Stabil, Berpeluang Menguat Usai Pernyataan Trump
BACA JUGA:Iran Sodorkan Proposal 14 Poin untuk Akhiri Perang, Apa Isinya?
Seiring Selat Hormuz yang terus menghadapi blokade, lalu lintas melalui jalur air ini yang sebelum perang untuk distribusikan sekitar 20% pasokan energi global, hampir terhenti.
The United Kingdom Maritime Trade Operations mengatakan pada Senin pekan ini kalau sebuah kapal tanker terkena proyektil di utara kota Fujairah di Uni Emirat Arab yang menegaskan bahaya bagi kapal-kapal yang berlayar di Timur Tengah.
Dalam unggahan di Truth Social, Trump menuturkan pada Minggu pekan ini kalau AS akan berupaya untuk “membebaskan” kapal-kapal yang terdampar akibat penutupan Selat Hormuz sejak dimulainya perang Iran.
Upaya yang dijuluki Proyek Kebebasan ini akan fokus terutama pada upaya mengeluarkan kapal-kapal sipil yang berbendera negara-negara yang tidak berafiliasi dengan konflik dari jalur air tersebut sehingga mereka dapat dengan bebas dan mampu melanjutkan bisnis mereka. Proyek ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin, waktu Timur Tengah.
Dukungan militer AS untuk Proyek Kebebasan akan mencakup kapal perusak rudal berpemandu, lebih dari 100 pesawat berbasis darat dan laut, platform tak berawak multi-domain, dan 15.000 anggota militer, kata Komando Pusat AS tak lama setelah pengumuman Trump.
Para pelaku pasar juga akan menilai kesepakatan OPEC+ untuk meningkatkan produksi minyak sebesar 188.000 barel per hari, dalam pertemuan pertama kartel tersebut sejak keluarnya anggota kuncinya, Uni Emirat Arab.



/2025/07/21/1090921824.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567464/original/020192000_1777281872-IMG_2719.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523299/original/026180000_1772800697-IMG_0755.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5565685/original/015970400_1777073651-WhatsApp_Image_2026-04-25_at_06.24.20.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5573310/original/062516500_1777888921-IMG_4199.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5572666/original/009246600_1777864313-WhatsApp_Image_2026-05-04_at_09.41.03_1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571829/original/093118300_1777704198-AP26122040085377.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494446/original/004987900_1770289836-Wakil_Menteri_Keuangan_Juda_Agung.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571309/original/088082300_1777615901-bur1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3977328/original/018204200_1648468441-FOTO.jpg)