Jakarta – Harga minyak menguat 2% pada Selasa, 21 Juli 2026 ke level tertinggi dalam lima minggu. Kenaikan harga minyak dunia seiring kekhawatiran gangguan pasokan energi dapat memburuk di Timur Tengah akibat lebih banyak serangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, serta ancaman blokade angkatan laut Arab Saudi oleh Houthi Yaman.
Mengutip CNBC, Rabu (22/7/2026),harga minyak Brent berjangka naik 2% menjadi US$ 91,01 per barel. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) bertambah 2% menjadi US$ 84,91.
BACA JUGA:Visa Umrah Baru Arab Saudi Berlaku Setahun, Bisa Dipakai Berkali-kali
BACA JUGA:Houthi Blokir Pelayaran Arab Saudi di Jalur Laut Merah
Brent mencatatkan penutupan tertinggi sejak 10 Juni dan WTI mencatatkan penutupan tertinggi sejak 11 Juni. Brent tetap berada di wilayah jenuh beli secara teknis untuk hari ketujuh berturut-turut untuk pertama kalinya sejak Juni 2025.
Di sisi lain, dua kapal tanker minyak yang membawa minyak mentah Saudi ke Asia berbalik arah di Laut Merah pada hari Selasa setelah ancaman dari Houthi yang bersekutu dengan Iran. Pasukan AS membombardir target di selatan dan barat Iran semalam; Teheran menargetkan lokasi-lokasi AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania, dan setidaknya satu kapal tanker terkena serangan di Selat Hormuz.
“Pihak yang optimis mungkin melihat serangan terbaru Amerika ini sebagai upaya terakhir untuk memperkuat posisi negosiasi sebelum kompromi tercapai dan Selat Hormuz dibuka kembali,” kata sebuah catatan dari SEB Research.
“Namun, risikonya adalah kebuntuan yang lebih berkepanjangan, dengan aliran energi yang terus tidak pasti, harga minyak yang lebih tinggi, dan serangan yang berulang,” demikian catatan SEB Research.
Kelompok Houthi mengumumkan blokade angkatan laut terhadap Arab Saudi pada Senin, memperluas konflik dan meningkatkan ancaman terhadap pasokan dan perdagangan energi global di luar Teluk.



/2026/04/08/2106434271.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4971211/original/002589400_1729136232-IMG_5738.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3520932/original/054634300_1627274266-FOTO_000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3552343/original/069953600_1629981833-clay-banks-XvS-uKUoUao-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369483/original/034567100_1759472304-1000117747.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4980632/original/088675900_1729925953-3c4be2dd-02e9-4dde-98e4-1b2a557f2b63.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5076500/original/004014500_1735885889-000_32XK6HY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111034/original/031563900_1738033947-AP_Photo-Ben_Curtis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)