Jakarta – Harga sejumlah produk lampu elektronik di kawasan Glodok, Jakarta Barat, mulai mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir. Para pedagang menyebut penguatan kurs dolar AS menjadi salah satu penyebab utama naiknya harga dari pemasok.
Seorang pedagang lampu yang enggan disebutkan namanya mengaku kenaikan harga memang sudah terjadi di tingkat produsen. Namun, ia tidak mengetahui secara rinci faktor di balik kenaikan tersebut.
BACA JUGA:Sambut Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Loyo ke Level Segini
BACA JUGA:Negosiasi Amerika Serikat-Iran jadi Perhatian, Begini Prospek Rupiah Jelang Akhir Pekan
“Benar harga naik, tapi dari sananya (produsen), jadi saya enggak tahu persis sebabnya,” ujar dia saat ditemui Jumat (8/5/2026).
Pedagang lain juga mengamini bahwa pelemahan rupiah terhadap dolar AS ikut memengaruhi harga barang elektronik, termasuk lampu.
“Kalau itu memang iya, harga naik karena dolar,” katanya singkat.
Lebih rinci kami menemui, penjaga toko lampu di Glodok bernama Billy mengatakan kenaikan harga sudah berlangsung bertahap sejak Maret 2026. Menurutnya, hampir seluruh merek mengalami penyesuaian harga, meski besaran kenaikannya berbeda-beda.
“Untuk kenaikan harga sebenarnya udah bertahap dari bulan Maret. Tapi beda-beda, Maret, April, Mei, beda merek biasanya beda kenaikan,” ujar Billy.
Ia menjelaskan para supplier menyebut kenaikan kurs dolar AS membuat harga bahan baku ikut terdorong naik sehingga berdampak pada harga jual produk elektronik di pasar.
“Rata-rata supplier bilang karena dolar naik, raw material naik, terus harga semua ikut naik,” katanya.



/2026/03/03/1538440414.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5631045/original/086423700_1778229310-IMG-20260508-WA0037.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475798/original/051680300_1768652642-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_21.43.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2172325/original/001382600_1525690405-Investasi-Meningkat_-Ekonomi-Indonesia-Kuartal-1-Tumbuh-5_06_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4584690/original/024803900_1695355029-AP23173763610082-e1695301934278.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5584801/original/041492200_1778137245-bulog-siap-bentuk-anak-perusahaan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528024/original/078351100_1773224753-1000258125.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510948/original/090050800_1771844837-1000243129.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5588994/original/044924300_1778144093-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-7_Mei_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2939674/original/064519600_1571122509-20191016-Menengok-Panen-Melimpah-Anggur-untuk-Wine-di-Italia-4.jpg)