Jakarta – Grab Indonesia menerapkan strategi “scale smarter” untuk mendorong pertumbuhan bisnis di tengah dinamika ekonomi dan perubahan kebutuhan pelanggan. Strategi ini dilakukan dengan memperluas pemanfaatan teknologi dan fitur yang telah dikembangkan ke berbagai segmen pengguna, baik konsumen maupun korporasi.
Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho, menjelaskan salah satu contoh penerapan strategi tersebut adalah pengembangan layanan Dine Out. Fitur yang awalnya hanya digunakan oleh konsumen individu itu kini juga dimanfaatkan untuk kebutuhan perusahaan.
BACA JUGA:Aturan Baru, Mendag Awasi Transaksi Jual-Beli di Aplikasi Ojol
BACA JUGA:Pelemahan Rupiah Bikin Harga Sapi dan Susu Impor Naik
“Awalnya dine out berada di consumer, kemudian kami bawa ke B2B karena ternyata ada kebutuhan juga dari perusahaan. Misalnya untuk menjamu klien atau kegiatan kebersamaan tim,” kata Roy dalam Grab Bussiness Forum 2026, The Next Chapter: Scaller Smarter and Execute Faster, di Shangri-La Jakarta Hotel, Selasa (9/6/2026).
Menurut dia, pendekatan serupa juga diterapkan pada GrabMaps. Teknologi pemetaan tersebut mula-mula dikembangkan untuk membantu mitra pengemudi menemukan rute yang lebih efisien sehingga dapat mempercepat proses penjemputan maupun pengantaran.
Setelah digunakan untuk kebutuhan operasional, Grab kemudian memperluas pemanfaatan GrabMaps ke layanan yang dapat diakses langsung oleh konsumen. Fitur tersebut tidak hanya digunakan untuk navigasi, tetapi juga memberikan informasi terkait kondisi cuaca dan lalu lintas.
“Itu salah satu bentuk scale smarter yang kami lakukan, yaitu mengembangkan kapabilitas yang sudah ada agar bisa memberikan manfaat lebih luas,” ujarnya.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3337095/original/079976700_1609328703-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-4.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8067924/original/082139500_1780912668-Foto3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579813/original/028606800_1778076450-1000310580.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7747364/original/060448600_1780555000-3.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2849790/original/043609100_1562754392-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3000972/original/026902200_1576748930-20191219-BI-Pertahankan-Suku-Bunga-Acuan-di-5-Persen-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2889634/original/024713600_1566465083-20190822-BI-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875742/original/093303000_1719401842-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5128632/original/6000_1739254916-DALL__E_2025-02-11_13.21.11_-_A_futuristic_and_dynamic_digital_illustration_of_a_Shiba_Inu_dog_as_a_cryptocurrency_meme_token._The_Shiba_Inu_has_a_confident_and_playful_expression_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302027/original/031341800_1753970046-Gemini_Generated_Image_8k5rmv8k5rmv8k5r.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)