Jakarta – Sejumlah ekonom menilai Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara, akan menghadapi tantangan mulai dari perubahan peran hingga tekanan ekonomi global.
Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede, menilai tantangan terbesar Suahasil justru datang dari perubahan posisinya. Hal ini dari yang sebelumnya membantu pengambilan keputusan sebagai Wakil Menteri Keuangan, kini menjadi pengambil keputusan utama di Kementerian Keuangan.
BACA JUGA:Pengusaha Harap Suahasil Nazara Jaga Kepastian Kebijakan Fiskal
BACA JUGA:Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Tegaskan Komitmen Jaga Keuangan Negara
Ia harus mampu menjaga jarak yang sehat antara kebutuhan politik jangka pendek dengan kesehatan fiskal jangka menengah, ujar Josua melalui pesan singkat Senin (14/9/2026).
Dia menuturkan, kredibilitas Menkeu tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga keberanian untuk menolak program yang terlalu mahal, kurang produktif, atau menimbulkan risiko fiskal yang tidak sebanding.
Di sisi lain, Josua memperkirakan arah besar kebijakan fiskal tidak akan berubah drastis di bawah kepemimpinan Suahasil, mengingat kebijakan fiskal 2027 telah ditetapkan secara ekspansif tetapi terarah dan terukur. Hal ini dengan target defisit turun menjadi 2,40% Produk Domestik Bruto (PDB) dari outlook 2026 yang sekitar 2,85%.
Josua menilai, hal yang mungkin berbeda adalah penekanan gaya kebijakan. Ia menerangkan, Purbaya sebelumnya lebih kuat membawa pesan percepatan pertumbuhan dan penggunaan instrumen fiskal sebagai pendorong ekonomi, sementara Suahasil diperkirakan lebih menekankan kualitas belanja, kesinambungan pembiayaan, serta konsistensi antara target pertumbuhan dan kemampuan penerimaan negara.
Menurut saya kombinasi keduanya justru yang dibutuhkan: tetap mendorong ekonomi, tetapi setiap tambahan belanja harus mempunyai ukuran hasil dan sumber pembiayaan yang jelas, ujar Josua.
/2026/05/25/2046723196.jpg)
/2026/05/25/188974398.jpg)
/2026/05/01/886842996.jpg)
/2021/05/05/950987725.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9348143/original/026185400_1789384005-SKW_0753.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343276/original/054770500_1788849780-email-attachment_2026_09_08_ariefhakim-at-klyid_ikuti-mandat-prabowo-subainto-bri-siapkan-akses-rekening-buat-masyarakat_1000434366.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1831245/original/091913500_1515970872-B2_IMG_1432.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4127952/original/008885300_1660808900-Wamenkeu_raker_dengan_baleg_tentang_harmonisasi_RUU_keuangan-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4969825/original/097625600_1728995617-20241015_164816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4885415/original/093729600_1720360488-WhatsApp_Image_2024-07-07_at_19.36.11.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4304788/original/014373800_1674801407-FOTO.jpg)