Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong program hilirisasi sisa pengolahan ikan menjadi tepung pakan. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan industri pakan nasional terhadap bahan baku impor sekaligus memperkuat kemandirian sektor budidaya.
KKP menilai sisa pengolahan ikan di wilayah Sukabumi, Jawa Barat, memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Aktivitas pendaratan dan pengolahan ikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu mencatatkan hasil samping (by-product) mencapai 50 hingga 100 kg per hari.
BACA JUGA:Atas Perintah Wakil Nakhoda, 4 ABK KM Maulana 23 Dianiaya Keroyokan
BACA JUGA:KKP Bongkar Pelanggaran Berlapis KM Maulana 23, Ini Dua Dugaan Kesalahan
BACA JUGA:KKP Amankan KM Maulana 23 dan 28 ABK Usai Video Dugaan Penganiayaan Viral
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Erwin Dwiyana, menegaskan bahwa pengolahan hasil samping tersebut tidak hanya menciptakan nilai tambah, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Ini bukan sekadar penanganan limbah produksi perikanan, tetapi membuka peluang usaha produk nonpangan dan dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja, ujar Erwin dikutip Minggu (4/10/2026).
Erwin menjelaskan, pemanfaatan bagian kepala, tulang, kulit, sisik, hingga jeroan ikan dapat menghasilkan tepung ikan berkualitas sebagai bahan pakan utama. Dengan demikian, limbah produksi perikanan dapat masuk kembali ke dalam rantai ekonomi circular.
/2025/03/07/402152646.jpg)
/2026/06/10/814723304.jpg)
/2024/02/22/1138967600.jpg)
/2026/06/10/2065639123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1645227/original/045639200_1499757467-nn20130611i1a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363017/original/023429100_1790837569-2a66c807-61f1-4f5a-ac94-10bc074b25ad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3298857/original/058462900_1605612773-IMG_20201117_174756.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426621/original/041286700_1764311938-Wakil_Menteri_Energi_dan_Sumber_Daya_Mineral__ESDM___Yuliot_Tanjung-28_november_2025.jpg)





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352151/original/051235700_1610959710-20210118-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4473781/original/039018600_1687249156-SEC_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306955/original/077151200_1784943871-Gemini_Generated_Image_5q73a05q73a05q73.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)