Jakarta – Sejumlah perusahaan mencatat keuntungan besar ketika dunia menghitung biaya perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Salah satu sektor usaha yang diuntungkan yakni perusahaan bergerak di sektor energi.
Mengutip BBC, ditulis Sabtu (9/5/2026), ketidakpastian yang dipicu oleh konflik tersebut, dan penutulan Selat Hormuz oleh Iran mendorong kenaikan biaya hidup dan membebani anggaran perusahaan, keluarga dan pemerintah.
BACA JUGA:Amerika Serikat Beri Sanksi ke Perusahaan dan Individu Akibat Membantu Iran
BACA JUGA:Amerika Serikat Cetak 115.000 Lapangan Kerja Baru di Tengah Gejolak Timur Tengah
BACA JUGA:UEA Sebut Iran Serang Drone Picu Kebakaran di Kilang Minyak Fujairah, 3 Orang Luka
BACA JUGA:Menlu Iran Sebut AS Pilih Jalur Militer di Tengah Upaya Diplomasi
Namun, sementara beberapa pihak terdesak ke ambang kehanccuran. Pihak lain yang bisnis inti-nya lebih menguntungkan dalam perang dan diuntungkan dari fluktuasi harga energi, justru mencatatkan rekor laba.
Berikut sejumlah sektor usaha dan perusahaan yang menghasilkan miliaran dolar Amerika Serikat (AS) selama konflik Timur Tengah berlanjut.
1.Minyak dan Gas
Dampak ekonomi terbesar dari perang sejauh ini adalah lonjakan harga energi. Sekitar 20% energi diangkut melalui Selat Hormuz, tetapi pengiriman itu berhenti pada akhir Februari.
Akibatnya, terjadi fluktuasi harga yang sangat besar di pasar energi, dengan beberapa perusahaan minyak dan gas terbesar di dunia mendapatkan keuntungan.
Pihak yang paling diuntungkan adalah raksasa minyak Eropa yang memiliki unit perdagangan sehingga mampu memperoleh keuntungan dari pergerakan harga yang tajam yang meningkatkan laba.
Keuntungan BP naik lebih dari dua kali lipat menjadi USD 3,2 miliar atau Rp 55,53 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.360) pada kuartal pertama 2026 setelah apa yang disebutnya sebagai kinerja “luar biasa” di divisi perdagangannya.
Shell juga melampaui ekspektasi analis ketika melaporkan peningkatan laba kuartal pertama menjadi USD 6,92 miliar atau Rp 120,10 triliun.
Raksasa internasional lainnya, TotalEnergies, mencatatkan peningkatan laba menjadi USD 5,4 miliar atau Rp 93,72 triliun pada kuartal pertama 2026, didorong oleh volatilitas di pasar minyak dan energi.
Raksasa AS, ExxonMobil dan Chevron, mengalami penurunan pendapatan dibandingkan periode sama tahun lalu, karena gangguan pasokan dari Timur Tengah. Namun, kinerja dua perusahaan itu melampaui perkiraan analis dan memperkirakan laba perusahaan akan terus meningkat seiring berjalannya tahun, dengan harga minyak yang masih jauh lebih tinggi daripada saat perang pecah.



/2024/03/03/1059739962.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5485687/original/071253500_1769524080-1756f35c-ee91-4c96-861f-adbd26f34d5c.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3484415/original/045108700_1623842085-20210616-NERACA-DAGANG-RI-SURPLUS-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5576003/original/009479800_1778049364-Menperin_Agus_Gumiwang_Kartasasmita-6_Mei_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494209/original/030018800_1770281046-Menkeu_Purbaya_sidak_di_pabrik_baja_Tangerang-5_Februari_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282581/original/072799000_1672910732-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_1.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472768/original/072793100_1768375316-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5634507/original/052586600_1778234883-Menteri_Koordinator__Menko__Bidang_Pembangunan_Masyarakat__Muhaimin_Iskandar-8_Mei_2026c.jpg)