Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyoroti adanya perbedaan data korban kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Bali, Rabu (12/8/2026). Ia menegaskan akan segera melakukan evaluasi terhadap temuan tersebut.
Dudy meminta verifikasi penuh terkait adanya ketidaksesuaian data manifest penumpang KMP Putri Yasmin dengan jumlah korban yang berhasil dievakuasi. Perbedaan data ini dinilai sebagai temuan serius yang akan ditindaklanjuti melalui proses investigasi secara komprehensif.
BACA JUGA:Purbaya Libatkan Kemenhub Atasi Disparitas Tarif Jasa Pelabuhan
BACA JUGA:Detik-detik Proses Penyelamatan Korban Kebakaran KMP Putri Yasmin
BACA JUGA:Lebih Separuh Bus AKAP Melanggar Aturan, Kemenhub Tindak Tegas
BACA JUGA:Kemenhub Audit Operator KMP Mutiara Sentosa 2 Usai Kebakaran
“Untuk diketahui, ketika kapal mengajukan surat izin berlayar, pada umumnya jumlah penumpang sudah didaftarkan. Namun demikian, sebelum kapal benar-benar berlayar, biasanya ada penambahan penumpang yang tidak dilaporkan, kata Dudy dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (13/8/2026).
Inilah yang menjadi bahan evaluasi. Walaupun surat izin berlayar sudah diterbitkan, penambahan jumlah penumpang harus tetap dilaporkan,” tegasnya.
Sebagai informasi, berdasarkan laporan sementara, manifest KMP Putri Yasmin tercatat sebanyak 114 penumpang, belum termasuk awak kapal. Sementara itu, hingga Rabu (12/8/2026) sore, jumlah penumpang yang berhasil ditemukan telah mencapai 173 orang, dengan rincian 172 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia.
Adapun pada malam harinya, satu kapal yang sedang menuju Pelabuhan Lembar dikabarkan membawa 39 orang. Jika data tersebut digabungkan, total korban yang dievakuasi mencapai 212 orang, jauh lebih tinggi dibandingkan angka dalam manifest.

/2024/10/13/1007449386.jpg)
/2026/04/06/357598519.jpg)
/2026/01/11/1147588936.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380907/original/068444200_1760438140-men9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566019/original/087479100_1777105262-578f7b38-d547-43bc-9f95-677ebbacfc66.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556066/original/049467400_1776230606-Graha_Niaga_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321845/original/050437900_1786506533-WhatsApp_Image_2026-08-11_at_19.05.58-3__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4266425/original/035543800_1671506043-20221220-Libur-Natal-Tahun-Baru-AS-AP-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630198/original/059442900_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.05.jpeg)